Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Agustus 2017 | 13:02 WIB

Pelibatan TNI Berantas Terorisme Harus Sesuai UU

Oleh : - | Rabu, 7 Juni 2017 | 20:42 WIB
Pelibatan TNI Berantas Terorisme Harus Sesuai UU
Anggota Pansus RUU Terorisme dari Fraksi PDI Perjuangan, Risa Mariska - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Pansus RUU Terorisme dari Fraksi PDI Perjuangan, Risa Mariska mengatakan Pansus harus patuh pada Undang-undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 untuk pelibatan militer dalam memberantas terorisme.

Menurut dia, pelibatan TNI memang tidak masalah asalkan sesuai dengan aturan undang-undang TNI.

"Saya kira Pansus akan lebih melihat kepada ketentuan hukumnya, kita tidak bisa menabrak UU yang berlaku," kata Risa di Gedung DPR, Rabu (7/6/2017).

Anggota Komisi III itu menjelaskan dalam UU TNI sudah jelas diatur operasi militer selain perang, sehingga hal tersebut menjadi acuan Pansus dalam membatas RUU Terorisme. Menurut dia, keterlibatan TNI juga sebatas fungsi perbantuan dalam draft RUU Terorisme sekarang.

"Kita perkuat saja, UU ini memperkuat atau mengisi ruang-ruang yang memiliki kelemahan saja. Kemudian memperkuat dari apa yang sudah ada dan berjalan seperti operasi Tinombala, itu cukup diapresiasi dunia internasional," ujarnya.

Ia menambahkan pembahasan soal pelibatan TNI di Pansus masih jauh, saat ini Pansus juga belum tahu seperti apa keinginan pemerintah melibatkan TNI dalam memberantas terorisme. Karena, dari Polri dan Densus 88 hanya perlu menambah jangka waktu penyidikan terhadap terduga teroris.

"Karena ini menjadi kesulitan penyidik, kesulitan di lapangan secara geografis sulit, kemudian teroris begitu ditangkap belum tentu bisa ngomong, mereka pasti diam dulu. Pasti butuh namanya pendekatan emosional, hal itu yang dilakukan Pak Jenderal Tito Karnavian (Kapolri) saat menjadi kepala Densus 88," katanya. [rok]

Tags

 
x