Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 17:09 WIB

Putusan Gugatan Jabatan OSO Pertaruhkan Keadilan

Oleh : Willi Nafie | Rabu, 7 Juni 2017 | 18:01 WIB
Putusan Gugatan Jabatan OSO Pertaruhkan Keadilan
Peneliti Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan, Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Peneliti Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan, Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz mengatakan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait gugatan keabsahan pelantikan Oesman Sapta Odang (OSO), sebagai pemimpin DPD bakal menjadi simbol tonggak sejarah keadilan di Bangsa Indonesia.

"Apakah dunia peradilan kita akan menjadi hitam atau putih. Simbol hitam menunjukkan pengadilan kita mati dan tidak berpihak pada kebenaran, sementara putih menunjukkan pengadilan kita hidup pengadilan kita bersih dan mampu memutus secara adil," kata Donal di Gedung MA, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2017).

Menurut Donal, proses peradilan gugatan jabatan OSO sejatinya bukan pertarungan bekas Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu dengan OSO sebagai pemimpin DPD. Namun, pertarungan bagi institusi penegak hukum dapat sejauh mana menegakan keadilan tanpa intervensi penguasa.

"Bertarung pada kebenaran atau berpihak pada kelompok-kelompok yang berkuasa, dengan berbagai macam cara melakukan kudeta politik untuk merebut kekuasaan," tandasnya.

Diketahui mantan Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu menggugat pemanduan sumpah Ketua DPD Oesman Sapta Odang oleh hakim Mahkamah Agung ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan tersebut bakal diputuskan Kamis 8 Juni 2017 besok.

Sementara itu, menjelang putusan beberapa
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yakni Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI), Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (PERLUDEM), Kode Inisiatif, dan Indonesia Corruption Watch (ICW) menyambangi Kantor MA.

Kedatangan mereka untuk mendorong PTUN dan MA sebagai puncak kekuasaan kehakiman menjunjung tinggi nilai kejujuran dan objektivitas dalam memutus perkara kepemimpinan DPD.[jat]

Komentar

 
x