Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 18:55 WIB

Wiranto Siapkan Satgas Khusus Anti Hoax

Oleh : Ray Muhammad | Selasa, 6 Juni 2017 | 14:58 WIB
Wiranto Siapkan Satgas Khusus Anti Hoax
Menkopolhukam Wiranto - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menkopolhukam Wiranto menyambut baik fatwa Nomor 24 tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah melalui Media Sosial yang diterbitkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ia menuturkan, fatwa tersebut dinilai efektif untuk mencegah berkembang biaknya peredaran hoax di media sosial belakangan ini.

"Baik-baik saja. Memang hoax ini membuat suatu suasana kehidupan masyarakat yang harmonis menjadi terganggu kan? Hoax itu menampilkan suatu berita yang terkadang sangat tendensius. Berita hoax biasanya menanamkan satu kebencian satu dengan yang lain, berita yang memelesetkan katakanlah membuat defiasi dari fakta yang ada," jelas Wiranto di area Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (6/6/2017).

Wiranto menegaskan, jika hoax di medsos terus dibiarkan maka akan memunculkan kegaduhan di Tanah Air secara terus menerus.

"Sekarang medsos ini sudah jadi milik publik. Masyarakat sudah mampu dan bisa menggunakan medsos. Karena itu, tatkala media sosial sudah sedemikian hebatnya dalam kehidupan masyarakat, kalau digunakan dengan cara salah, pihak tertentu mengacaukan masyarakat, tentu kita hentikan," paparnya.

Ia pun menyebut belakangan ini medsos acap kali dimanfaatkan tak hanya untuk menyebarkan hoaks, melainkan juga mencari pembelajaran terorisme melalui dunia maya.

"Misalnya saja sekarang teroris sudah menggunakan teknologi cyber, apa kita biarkan? Perakit bom dengan cara-cara teknologi baru, teknologi informasi yang ada apa kita biarkan?" katanya.

Lebih jauh, Menkopolhukam mengaku gerah dengan hoax yang menjadi masalah serius di negeri ini. Disiapkannya satgas khusus merupakan salah satu cara yang diusulkannya.

"Hoaks harus kita selesaikan dan sekarang ada langkah-langkah yang dilakukan satgas meski belum diresmikan, Satgas Anti Propaganda dan Provokasi dalam rangka kita menghentikan hoaks itu," tandasnya. [ton]

Komentar

 
x