Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 00:55 WIB

Tito: Keluar Akpol Malah Memukuli Tahanan Nanti

Oleh : Fadhly Zikry | Senin, 5 Juni 2017 | 17:28 WIB
Tito: Keluar Akpol Malah Memukuli Tahanan Nanti
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menegaskan dirinya ingin budaya kekerasan di Akademi kepolisian (Akpol) harus di hentikan.

"Harus dihentikan, pemukulan di Akpol karena tidak ada gunanya," kata Tito di Mabes Polri, Senin (5/6/2017).

Pasalnya jika tidak dihentikan, kebiasaan tersebut akan menjadi kebiasaan saat menjadi anggota polisi nantinya. "Nanti habis mukulin juniornya dia keluar malah mukulin tahanan, mukulin tersangka," ujarnya.

Untuk itu, Tito pun telah melakukan rotasi jabatan Gubernur Akpol. Irjen Anas Yusuf yang menjabat Gubernur Akpol dicopot dan ditarik ke Lemdiklat Polri. Untuk posisi Gubernur Akpol yang baru, Tito menunjuk Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel.

"Dia (Rycko) menerima Adhi Makayasa, sangat bagus bekerja di Sumut tapi saya memerlukan Pak Rycko untuk menjadi Gubernur Akpol karena saya ingin memperbaiki Akpol," tandas Tito.

Sementara dalam kasus tewasnya taruna Akpol Mohammad Adam, Polisi telah menetapkan 14 tersangka. 14 taruna tingkat III itu juga dipecat dari Akpol.

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang subsidier Pasal 351 ayat (3) KUHP jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian.[jat]

Komentar

 
x