Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 14:11 WIB

Tujuh Pasangan Bukan Muhrim Terjaring Razia

Oleh : - | Minggu, 4 Juni 2017 | 21:05 WIB
Tujuh Pasangan Bukan Muhrim Terjaring Razia
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Sampit, Kalteng - Satuan Polisi Pamong Praja, Sampit, Kota Waringin Timur melakukan Operasi Cipta Kondisi dengan merazia hotel, penginapan, barak atau kost dan lokasi lainnya pada Sabtu (3/6) malam.

Meski bulan suci Ramadhan, petugas menemukan tujuh pasangan bukan muhrim atau bukan suami-istri yang sedang berduaan di kamar hotel. Diduga mereka melakukan tindakan mesum.

"Mereka diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi. Ini masih dalam rangka pembinaan. Kalau sampai ada yang terjaring lagi maka akan ditindak tegas," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kotawaringin Timur, Rihel di Sampit, Minggu (4/6/2017).

Beberapa dari mereka sempat mengelak, namun ketika diminta menunjukkan surat nikah, mereka tidak bisa membuktikannya. Tujuh pasangan bukan muhrim itu langsung dibawa ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja untuk didata dan diberi pembinaan, sebelum diizinkan pulang.

Selain pasangan bukan muhrim, petugas juga menjaring sembilan warga yang tidak bisa menunjukkan kartu identitas. Razia ini dilakukan menanggapi keluhan masyarakat terkait masih adanya pasangan bukan muhrim.

"Operasi ini untuk memberi keamanan dan kenyamanan masyarakat, apalagi ini bulan Ramadhan saat masyarakat ingin beribadah. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menekan penularan penyakit HIV/AIDS yang sangat rentan terjadi akibat pergaulan bebas. Kita harus meningkatkan kewaspadaan karena Kotawaringin Timur merupakan daerah tertinggi kedua penularan HIV/AIDS di Kalimantan Tengah," kata Rihel.

Sepanjang kegiatan, petugas juga memantau tempat hiburan malam yang ada di Sampit karena sesuai kebijakan pemerintah daerah, tempat hiburan malam dilarang beroperasi selama Ramadhan. Hasil pantauan saat razia, tidak ada tempat hiburan malam yang beroperasi.

Rihel menegaskan, operasi akan terus dilakukan secara rutin pada waktu-waktu yang dirahasiakan. Dia mengajak seluruh masyarakat menciptakan situasi yang kondusif dan menghormati warga yang beribadah di bulan suci Ramadhan. [tar]

Tags

Komentar

 
x