Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 14:19 WIB

Hujan Deras, Ratusan Rumah di Palu Terendam

Oleh : - | Minggu, 4 Juni 2017 | 20:24 WIB
Hujan Deras, Ratusan Rumah di Palu Terendam
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Palu - Hujan deras mengguyur Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah, Palu. Akibatnya sungai Palu meluap dan merendam ratusan rumah warga di kota tersebut.

Selain itu, banjir diperparah karena akibat air kiriman dari hulu sungai tersebut. Daerah yang terdampak banjir adalah daerah aliran sungai (DAS) Palu seperti di Kelurahan Tatura Selatan dan Kelurahan Baru.

Sejumlah warga di RT03 dan RT05, serta RT 04/RW01 Kelurahan Tatura mengatakan mulai mengungsi ke rumah tetangga yang dianggap aman untuk tinggal sementara karena rumah mereka rata-rata telah terendam banjir hingga sebatas lutut orang dewasa.

"Air mulai masuk di rumah kami sekitar pukul 14.00WITA dan untuk sementara mengungsi dahulu ke rumah warga," kata Ny Serly, warga di RT04/RW01 Kelurahan Tatura Selatan, Minggu (6/4/2017).

Lurah Tatura Selatan, Zamrud membenarkan puluhan rumah di kelurahan itu, kini terendam banjir akibat air Sungai Palu meluap.

Permukiman warga di wilayah tersebut, kata Lurah Zamrud sering kali terendam saat air Sungai Palu meluap.

Ia juga meminta warga di kawasan itu untuk tetap siaga karena dikhawatirkan tanggul pengaman bisa jebol jika banjir terus meningkat.

Karena itu, warga diminta tetap waspada dan segera mengungsi jika sampai tanggul pengaman sungai jebol dihajar banjir.

"Saya minta ketua RT03. RT04 dan RT05 untuk memantau perkembangan banjir, khususnya tanggul pengaman sungai yang dikhawatirkan bisa jebol," kata dia.

Hingga kini belum ada laporan dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu.

Banjir juga melanda sejumlah daerah di Sulteng seperti Morowali Utara, Tolitoli, Donggala dan Sigi sehingga perlu diwaspadai masyarakat.

Bahkan banjir yang melanda Tolitoli mengakibatkan dua warga meninggal dunia dan dua nelayan dilaporkan hilang hingga kini belum ditemukan petugas gabungan dari SAR, BPBD dan Dinas Sosial yang melakukan upaya pencarian para korban. [tar]

Tags

Komentar

 
x