Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 21:22 WIB

Hendak Pesta Sabu, Tiga Remaja Ditangkap

Oleh : - | Minggu, 4 Juni 2017 | 12:11 WIB
Hendak Pesta Sabu, Tiga Remaja Ditangkap
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Mojokerto - Sebuah rumah kos di Dusun Sidorejo, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto digerebek anggota Unit Reskrim Polsek Ngoro, Sabtu (3/6/2017) malam.

Dari hasil penggrebekan, polisi mengamankan Sopyan Santoso (38) warga Dusun Krencengan, Desa Krenceng, Kecamatan Ngelegok, Kabupaten Blitar.

Kanit Reskrim Polsek Ngoro, AKP Iwan Setiawan mengatakan, dari informasi yang didapat, pelaku hendak pesta sabu di rumah kos teman perempuannya. "Rencananya mereka akan pesta sabu di rumah kos milik AN (23) di Dusun Sidorejo, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro," ungkapnya, Minggu (4/6/2017).

Namun saat pelaku baru sampai ke rumah kos tersebut, polisi datang melakukan pengrebekan. Selain mengamankan warga Blitar itu, polisi juga mengamankan dua teman perempuannya yakni penyewa kos, AN dan FN. Kanit menjelaskan, jika AN dan FN merupakan warga Bandung yang diajak pelaku ke Mojokerto.

"Kedua teman pelaku tidak tahu jika akan diajak pesta sabu, mereka mengaku baru dua bulan kenal di Bandung. Saat itu pelaku yang bekerja di tempat pemotongan ayam yang ada di kawasan Tulangan, Sidoarjo mengirim ayam ke Bandung yang kebetulan dekat dengan rumah AN. Mereka berkenalan di sana," katanya.

Menurut Iwan, pelaku memang kerap kali mengantar ayam ke luar kota. Selama bekerja di tempat pemotongan ayam, pelaku menetap di Desa Geluran, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti diantaranya satu plastik klip yang berisikan sabu dengan berat kurang lebih 1 gram, satu botol air mineral atau bong yang akan digunakan tersangka untuk menghisap sabu, sath buah skrup sebagai sendok, satu buah sedotan penghubung bong, satu bungkus sedotan palstik dan dua korek api.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait dari mana barang tersebut diperoleh pelaku. Pelaku sendiri diancam Pasal 114 ayat (1) sub 112 ayat (1) Undang-undang RI tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," jelasnya. [beritajatim]

 
x