Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Agustus 2017 | 00:15 WIB

Novanto Ajak Umat Islam Menjaga Pancasila

Oleh : Ajat M Fajar | Sabtu, 3 Juni 2017 | 12:07 WIB
Novanto Ajak Umat Islam Menjaga Pancasila
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Gersik - Ketua Umum DPP Partai Golkar meminta kepada umat Islam untuk terus menjaga Pancasila sebagai ideolog bangsa. Pasalnya saat ini ada kelompok-kelompok yang ingin mengubah ideologi bangsa Indonesia.

"Tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dewasa ini, yaitu ancaman terhadap ideologi Pancasila. Ada golongan yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lain. Ada sikap tidak toleran dan rasa kebencian antar kelompok di masyarakat. Ini semua merobek persatuan dan kebersamaan sebagai bangsa yang berbinneka," ujar Novanto di Pondok Pesantren Nurul Qur'an Al-Istiqomah Bunga Gresik, Sabtu (3/6/2017).

Atas dasar itu, Novanto mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu padu menjaga Pancasila, melaksanakan dan mengamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Golkar mendukung kebijakan Presiden Jokowi membentuk Unit Kerja Pembinaan Ideoligi Pancasila," katanya.

Novanto memaparkan bahwa peran ulama dan tokoh-tokoh Islam dalam perumusan Pancasila serta dalam perjuangan menegakkan dan mempertahankan kemerdekaan, seperti peristiwa 10 Nopember 1945. Karena itu, Golkar menentang setiap upaya yang ingin memperhadapkan ummat Islam dan Pancasila.

Dia mengajak pimpinan pesantren untuk menebar kebaikan dan kebajikan, mengembangkan sikap toleran dan menghargai perbedaan serta menjadikan pesantren sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

"Umat Islam meneladani perjuangan Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim yang berjuang lewat dakwah Islam dan perdagangan sehingga ajaran Islam cepat menyebar ke berbagai pulau di Nusantara, pungkasnya.

sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, memulai Safari Ramadan di Kota Gresik, kota santri dan kota wali. Ini bukti Partai Golkar begitu dekat dengan ummat Islam, khususnya dengan ulama dan pondok pesantren.

Jika Safari Ramadan tahun sebelumnya dimulai dari ujung pulau Sumatera, tepatnya Kota Banda Aceh, maka tahun ini Novanto memilih Jawa Timur. Alasannya selain ingin memperkuat hubungan dengan kalangan nahdiyin juga karena Jawa Timur akan menghadapi Pilkada 2018.

Sebelum datang ke pesantren Novanto mengunjungi Pendopo Bupati Gresik. Disitu sudah penuh dengan tokoh masyarakat, para alim ulama, habaib, Camat dan Kepala-kepala Desa.[jat]

 
Embed Widget

x