Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 Juli 2017 | 23:47 WIB

KPK Harap Sjamsul Nursalim Kooperatif

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 29 Mei 2017 | 13:55 WIB
KPK Harap Sjamsul Nursalim Kooperatif
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Juru Bicara KPK Febri Diansyah berharap, agar Sjamsul Nurasalim dan isrtinya Itjih Nursalim memenuhi panggilan dari penyidik untuk dimintai keterangan terkait penyidikan kasus suap pemberian SKLI BLBI.

"Kami akan melihat itikad baik dan sikap koperatif dari saksi untuk memenuhi panggilan hukum oleh KPK," kata Febri dalam pesan singkat, Jakarta, Senin (29/5/2017).

Sebab, kata Febri, melalui panggilan ini saksi dapat menyampaikan klarifikasi, data atau Informasi yang benar menurut saksi. "Termasuk jika dikatakan semua kewajiban sebenarnya sudah dilunasi," ujar Febri.

Sjamsul diketahui saat ini tengah berada di Singapura. Dalam panggilan itu, dia mengatakan, KPK bekerja sama dengan CPIB. "Untuk menyampaikan surat panggilan ke alamat saksi di Singapura," kata Febri.

Diketahui keduanya dipanggil sebagai saksi dalam kasus suap pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) yang dikeluakan BPPN saat diketuai oleh Syarfuddin Arsyad Tumenggung. Dia sekarang sudah jadi tersangka di KPK.

Syafruddin diduga telah melakukan kongkalikong untuk menerbitkan SKL BLBI bagi pemegang saham Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI), Sjamsul Nursalim.

Perbuatan itu diduga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp3,7 triliun. Atas perbuatannya, Syafruddin Temenggung disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[jat]

Tags

 
x