Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 18:17 WIB

Tiga Pejudi Online Diciduk Polisi di Temanggung

Oleh : - | Minggu, 28 Mei 2017 | 19:00 WIB
Tiga Pejudi Online Diciduk Polisi di Temanggung
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Temanggung - Polres Temanggung, Jawa Tengah mengamankan tiga orang pria yang diketahui merupakan pelaku judi online.

Adapun ketiga pria itu antara lain Susilo warga Kelurahan Sidorejo, Temanggung, Eko Agung warga Kelurahan Harjosari, Kabupaten Semarang dan Susilo Subandi warga Desa Malangsari, Temanggung.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo mengungkapkan, ketiga pejudi online tersebut ditangkap di tempat yang berbeda.

"Susilo ditangkap di Warnet Galaxi Jalan MT Haryono Kelurahan Manding Temanggung, Eko Agung dan Susilo Subandi ditangkap di Warnet Doom Jalan MT Haryono Kelurahan Temanggung II," ujar Maesa di Temanggung, Minggu (28/5/2017).

Adapun terungkapnya kasus judi online ini bermula dari patroli yang dilakukan oleh anggota Satreskrim, sekaligus menindaklanjuti adanya informasi praktik perjudian di salah satu warnet.

"Di warnet Galaxi dapat ditangkap satu pelaku judi online jenis roullete dan di Warnet Doom dibekuk dua pelaku judi online jenis poker," ucapnya.

Ia menjelaskan, modus yang dilakukan para tersangka dilakukan dengan cara mentransfer sejumlah uang melalui ATM sebagai deposit saldo.

Deposit saldo tersebut pun digunakan sebagai alat taruhan dalam permainan judi online.

"Sejak awal bertugas di Temanggung, saya sudah berkomitmen judi kami libas. Jadi kalau ada yang nekat berjudi pasti akan ditindak sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Dari kasus tersebut, aparat mengamankan barang bukti berupa satu kartu ATM BCA atas nama Susilo, satu lembar bukti transfer ke ATM BCA atas nama Ihyaudin dengan nominal Rp 3,5 juta, satu CPU warna hitam merek Acer, satu CPU warna hitam merek LG, dua monitor mereka LG dan Acer, satu keyboard merek Sturdy dan sebuah tetikus berwarna hitam.

"Dari Warnet Doom disita dua unit CPU merek Sim-X warna hitam, satu LCD merek LG, satu keyboard merek Logitech, satu kabel power dan satu ethernet switch merek D-Link. Para tersangka dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," tandasnya. [tar]

Tags

Komentar

 
x