Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Agustus 2017 | 00:23 WIB

Sandiaga Sebut PT DGI Langgar Hukum

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 23 Mei 2017 | 15:49 WIB
Sandiaga Sebut PT DGI Langgar Hukum
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno - (Foto: Inilahcom/Indra Hendriana)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno mengakui proyek-proyek yang didapatkan PT Duta Graha Indah (DGI) melawan hukum. Proyek yang dikerjakan PT DGI adalah proyek pemerintah.

Sandiaga mengklaim tak pernah memberi persetujuan PT DGI menggarap proyek yang melanggar hukum itu.

Demikian disampaikan Sandiaga seusai diperiksa penyidik KPK sebagai saksi dalam kasus yang tengah menjerat anak buahnya Dudung Purwadi di PT DGI.

"Secara rinci dalam memberikan (keterangan saya) keyakinan bahwa kegiatan-kwgiatan tersebut melanggar hukum dan tidak pernh dilakukan atau mendapatkan persetujuan komisaris," kata Sandiaga di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Dudung diketahui menjadi tersangka pada dua kasus. Pertama Kasus korupsi pada pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan. Kemudian kasus korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infrksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun 2009-2011.

PT DGI mendapatkan beberapa proyek pemerintah melalui Muhammad Nazaruddin di antaranya, proyek Wisma Atlet, pembangunan gedung di Universitas Udayana, Universitas Mataram, Universitas Jambi, BP2IP Surabaya Tahap 3, RSUD Sungai Dareh Kabupaten Darmasraya, gedung Cardiac RS Adam Malik Medan, Paviliun RS Adam Malik Medan, RS Inspeksi Tropis Surabaya, dan RSUD Ponorogo.

Sandiaga lagi-lagi mengklaim bila dirinya tidak terlibat kasus yang saat ini tengah menjerat Dudung di dua kasus tersebut. Hal itu sudah disampaikan dia kepada penyidik KPK.

"Saya menjelaskan tidak ada hubungan sama sekali dengan yang kasus sedang berlangsung yang melibatkan PT DGI," ujar Sandiaga. [rok]

 
x