Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 September 2017 | 20:35 WIB

1.678 Calhaj Mojokerto Disuntik Vaksin Miningitis

Oleh : - | Senin, 22 Mei 2017 | 23:11 WIB
1.678 Calhaj Mojokerto Disuntik Vaksin Miningitis
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Mojokerto - Dalam pemeriksaan kesehatan tahap kedua, sebanyak 1.678 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Mojokerto akan diberikan suntik vaksin meningitis.

Selain itu, para CJH juga mendapatkan suntikan tambahan yakni vaksin influenza yang sifatnya berbayar.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, Hartadi mengatakan, seluruh CJH juga wajib menjalani suntik vaksin meningitis. "Tujuannya, agar menangkal meningitis atau radang selaput otak selama menjalani ibadah di Tanah Suci," ungkapnya, Senin (22/5/2017).

Hartadi mengatakan, penyakit tersebut cukup berbahaya dan sangat mudah menular melalui droplet atau percikan dahak ketika batuk maupun bersin. Karena, lanjut Hartadi, ada sertifikat meningitis yang diperiksa di setiap embarkasi. Mulai masuk ke Jeddah dan juga ke Madinah.

"Sebelum dilakukan suntik meningitis, semua CJH wanita usia subur harus menjalani tes urine. Ini dilakukan untuk mengetahui status kehamilan, karena vaksin meningitis kontraindikasi terhadap janin yang ada dalam kandungan. Selain itu, dalam peraturan penerbangan juga tidak memperbolehkan wanita hamil usia muda untuk naik pesawat," katanya.

Oleh sebab itu, Hartadi menjelaskan, jika diketahui hamil saat pemeriksaan, maka akan ditunda keberangkatannya. Pihaknya sudah megambil stok sebanyak 2.225 vaksin meningitis. Selain itu, juga terdapat vaksin influenza dengan jumlah yang sama. Hanya saja, influenza hanya bersifat vaksin tambahan dan harus berbayar.

"Sebagian vaksin sudah didistribusikan ke masing-masing puskesmas. Namun, masih ada ratusan vaksin yang masih disimpan di ruang penyimpanan Dinkes Kabupaten Mojokerto. Karena ada sekitar 500 jamaah belum lunas, jadi ketika sudah melunasi kita akan adakan pemeriksaan susulan," ujarnya.[beritajatim]

Tags

 
x