Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Agustus 2017 | 16:52 WIB

Ada 'Sesuatu' di Balik Penyerangan Novel Baswedan

Oleh : Ivan Setyadi | Senin, 22 Mei 2017 | 01:38 WIB
Ada 'Sesuatu' di Balik Penyerangan Novel Baswedan
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Belum terungkapnya pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan menunjukkan kesulitan polisi.

Pengamat hukum dari Universitas Bung Karno, Jakarta, Azmi Syahputra menilai ada kepentingan besar yang dilindungi.

"Belum terungkapnya pelaku oleh pihak kepolisian menunjukkan bahwa polisi menemui hambatan dalam penanganan pengungkapan pelaku dalam kasus Novel Baswedan yang sudah 40 hari itu," kata Azmi di Jakarta, Minggu (21/5/2017) malam.

Lebih lanjut Azmi berpendapat pelaku dapat saja merupakan orang suruhan dari pihak tertentu yang merasa terganggu atas kinerja penyidikan Novel Baswedan atau pihak pihak yang masih sakit hati (dendam) atas kinerja Novel Baswedan.

Jadi jika ditelusuri setiap kasus yang ditangani novel memang sangat menarik dan jadi perhatian dan dapat dikatakan sebagai penyidik yang Profesional yang punya integritas baik. jika dipetakan terakhir perkara yang di tangani E-KTP sehingga hal ini dijadikan 'pintu masuk' bagi pihak pihak yang sakit hati atau terganggu atas kinerja novel, paparnya.

Karena perkara E-KTP membawa gerbong personel nama pejabat yang lebih banyak, hal ini dapat dijadikan momentum oleh pihak pihak yang terganggu (dendam) tadi untuk masuk mengancam keselamatan jiwa Novel Baswedan.

"Karena dengan memanfaatkan momentum perkara Ini dapat mengaburkan motif maupun siapa pelakunya," katanya.

Azmi berharap semoga kepolisian dapat lebih teliti, objektif dan segera mengungkap siapa pelaku sebenarnya.

 
x