Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 12:38 WIB

Hidayat Nur Wahid: Politik Bukan Bid'ah

Oleh : Ade Dani Setiawan | Sabtu, 20 Mei 2017 | 15:00 WIB
Hidayat Nur Wahid: Politik Bukan Bid'ah
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid memberikan ceramah dalam Seminar Nasional di Kampus UHAMKA, Jakarta - (Foto: inilahcom/Didik Setiawan)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengajak para mahasiswa untuk memahami mengenai peranan penting politik dalam kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pasalnya, hingga saat ini banyak umat Islam yang menilai politik masuk ke dalam bid'ah atau perbuatan yang tidak ada dalam anjuran Rasulullah SAW.

"Boleh kah berpolitik? Ya, boleh. Ada perdebatan, ini ada enggak ada pada zaman Rasul. Kalau ada sunah kalau enggak ada bid'ah,'' ujar Hidayat saat menjadi pembicara seminar politik di UHAMKA, Jakarta Selatan, Sabtu (20/5/2017).

Ia menuturkan, meskipun di zaman Nabi Muhammad tidak ada dan politik yang berasal dari Barat, bukan berarti menjadikan umat Islam yang terjun ke dunia politik sebagai kufur.

"Di zaman Rasul memang enggak ada, tapi anda setiap hari makan nasi enggak? Rasul memang makan nasi ? Berati kita semua bid'ah dong. Politik itu dari Barat, apakah yang semuanya dari barat adalah kufur?," ucapnya.

Hidayat meminta kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya mahasiswa agar tidak memperdebatkan boleh tidaknya umat Islam berpolitik.

''Jangan didebati soal itu. Jadi politik ini boleh kecuali ada dalil yang melarang enggak boleh, maka enggak boleh. Politik merupakan bagian dari hasanahnya Rasulullah," katanya.

Adapun saat ini, menurutnya tanpa disadari para mahasiswa telah melakukan kegiatan politik selama berada di lingkungan kampus mereka.

"Ketika mahasiswa berada di kampus dan terbiasa memikirkan orang banyak, itu juga politik. Jadi politik itu menjalankan perbuatan yang baik," tandasnya. [rym]

Komentar

 
x