Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 27 Mei 2017 | 18:51 WIB

Aksi Ahokers

Golkar: Tak Ada Pecah Kongsi Jokowi-Ahok

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Sabtu, 20 Mei 2017 | 04:06 WIB
Golkar: Tak Ada Pecah Kongsi Jokowi-Ahok
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekjen Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan tidak ada pecah antara pendukung Joko Widodo (Jokowi) dengan pendukung Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) atau disebut Ahokers.

"Tidak ada menurut saya pecah kongsi, apa pecah kongsi?," kata Ace kepada INILAHCOM, Jumat (19/5/2017).

Anggota DPR Fraksi Golkar itu menjelaskan partainya yang berlambang pohon beringin masih konsisten mendukung Presiden Jokowi, bahkan partainya menganggap kasus yang dialami Ahok merupakan proses hukum yang harus dihormati.

"Kalau mau melakukan langkah hukum selanjutnya ya lakukan dengan jalur banding dan kita kawal proses banding itu," ujarnya.

Di samping itu, Ace mengaku tidak tahu apakah ada upaya adu domba antara Jokowi dengan Ahok. Sebab, ada salah satu pendukung Ahok yang berorasi di LP Cipinang menyebutkan kalau rezim Jokowi lebih buruk daripada rezim SBY (Susilo Bambang Yudhoyono).

"Ya saya tidak tahu apakah ada yang mengadudomba atau tidak," jelas dia.

Pasca kekalahan di Pemilihan Gubernur DKI dan vonis 2 tahun penjara dalam kasus penistaan agama, di berbagai kota Indonesia para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dikenal dengan Ahokers turun ke jalan dengan tuntutan bebaskan Ahok.

Tak hanya di Indonesia, fenomena tersebut juga terjadi di beberapa negara sehingga belakangan hal-hal tersebut dianggap aneh mulai tercium. Diantaranya, apa yang dilakukan oleh para Ahokers di depan Rutan Cipinang dan kemudian pindah ke depan Markas Korps (Mako) Brimob di Kelapa Dua, Depok.

Mereka melakukan unjuk rasa yang menabrak semua aturan dari pagi sampai tengah malam, parahnya itu semua dibiarkan oleh aparat kepolisian. Bahkan, seorang Ahokers melakukan orasi yang mengecam rezim Jokowi lebih buruk dari rezim SBY.[ris]

 
x