Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Juni 2017 | 20:48 WIB

Jokowi Minta TNI Antisipasi Perubahan Teknologi

Oleh : Ray Muhammad | Jumat, 19 Mei 2017 | 19:36 WIB
Jokowi Minta TNI Antisipasi Perubahan Teknologi
Presiden Joko Widodo - (Foto: Biro Pers Setpres RI)
facebook twitter

INILAHCOM, Natuna - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga melihat soliditas yang ditunjukkan para prajurit TNI dalam Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Tanjung Datuk, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5/2017).

Hal tersebut disampaikannya di hadapan sekitar 1.500 prajurit TNI usai menunaikan salat Jumat dan santap siang bersama di Aula Kartika, Tanjung Datuk, Kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

"Di darat kita lihat, di laut bisa kita lihat, di udara juga bisa kita lihat betapa sangat terintegrasinya, terpadunya kerja sama di antara darat, laut, dan udara sehingga bisa memenangkan pertarungan di akhir," ujar Jokowi.

Namun, Kepala Negara berpesan kepada seluruh prajurit TNI untuk tidak berpuas diri. Sebab, nasih banyak hal yang dinilai perlu diperbaiki dan dibenahi.

"Terutama di bidang alutsista (alat utama persenjataan) kita yang mau tidak mau harus diikuti karena teknologi yang perubahannya begitu cepat. Itulah yang harus kita ikuti," katanya.

Ia pun menceritakan bagaimana teknologi berkembang begitu cepatnya. Menurutnya, saat sebagian orang masih mempelajari teknologi internet, sudah muncul di belahan dunia lainnya mobile internet.

"Mobile internet kita baru melihat dan kita pelajari, sudah muncul lagi yang berikutnya, artificial intelligence, mesin cerdas yang ini juga harus kita ikuti," jelasnya.

Perubahan-perubahan teknologi seperti itulah yang selalu harus diantisipasi. Ia mengharapkan agar TNI tak tertinggal dalam hal penguasaan teknologi dengan negara lainnya.

"Jangan sampai kita ditinggal oleh negara yang lain karena penguaasan teknologi kita yang terlambat," ucapnya.

Jokowi mengakui bahwa saat ini bukan lagi era negara yang kuat, mengalahkan yang lemah. Bukan pula negara besar, mengalahkan yang kecil.

"Ke depan coba kita lihat, nantinya yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Siapa yang cepat dalam hal apa pun akan dapat mengalahkan yang lambat. Negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat," tuturnya.

Hal demikian menurutnya juga berlaku di lingkungan TNI. Sekali lagi, ia menekankan bahwa TNI harus mampu melihat dan beradaptasi terhadap segala perkembangan zaman.

"Di lingkup TNI, Tentara Nasional Indonesia, kita juga harus melihat, memahami, mempelajari (perubahan) itu, setiap saat, baik detik, menit, hari maupun minggu," tandasnya. [ton]

Tags

 
x