Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 18:58 WIB

Polda Metro Koordinasi dengan KPK Usut Kasus Novel

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 19 Mei 2017 | 15:41 WIB
Polda Metro Koordinasi dengan KPK Usut Kasus Novel
Penyidik senior Novel Baswedan saat menjalani perawatan - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah jajaran Polda Metro Jaya mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Kedatangan mereka bertujuan untuk berkordinasi dengan KPK mengenai pelaku penyerangan terhadap penyidik senior Novel Baswedan.

"Kami akan berkoordinasi berkaitan dengan penanganan kasus Novel. Jadi kami bawa Dirkrimum (Polda) dan staf semua. Kami akan koordinasikan dengan KPK," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Saat dikonfirmasi apakah Niko pelaku penyerangan terhadap Novel, Argo mengatakan yang bersangkutan (Niko) sudah dilepaskan. Itu dilakukan polisi karena Nico yang juga keponakan Muhtar Effendi masih saksi.

Argo dalam kesempatan ini mengatakan, pihaknya dalam mengungkap kasus ini menggunakan dua metode. Pertama pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada di tempat kejadian dan pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan Novel, baik dalam penanganan perkara korupsi atau yang lain.

"Kami kan dalam menangani kasus ada dua metode yang dilakukan metode induktif dan deduktif induktif itu kita dari TKP kita lihat di TKP ada saksi ada apa lagi ada CCTV dan kami temukan ada saksi, ada yang kami curigai namanya M dan H. Lalu kami cari, dia alibinya ada di Malang. Kami cek dia berangkat melalui Bandara mana, cek juga CCTV, manifes (maskapai) nya ada, boarding pass nya ada. Semua sama. Sampai di Malang pun kami cek," kata Argo.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Niko. Namun usai dilakukan pemeriksaan pihaknya belum menemukan bukti kuat pelakunya adalah Niko. Untuk itu pihaknya melepaskan yang bersangkutan.

"Kalau Niko semua akan jelaskan kepada pimpinan KPK, Niko sudah dibebaskan," ujar dia.

Miko sebelumnya diamankan tim Polda Metro Jaya karena pernyataannya di dalam video yang diunggah ke Youtube. Dalam video tersebut, Miko menyatakan permintaan maaf kepada Muchtar Effendi lantaran sudah beri keterangan bohong. Waktu Itu, klaim Miko dilakukan karena ditekan Novel Baswedan saat penyidikan.

Adapun yang ikut hadir di KPK adalah Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Rudy, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, dan yang lainnya. [ton]

Komentar

 
x