Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 09:35 WIB

Pelaksana Proyek e-KTP Akui Pernah Bertemu Gamawan

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 18 Mei 2017 | 17:50 WIB
Pelaksana Proyek e-KTP Akui Pernah Bertemu Gamawan
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT Sandipala Arthapura Paulus Tannos yang juga pelaksana proyek e-KTP mengaku kenal dan pernah bertemu dengan bekas Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

"Saya tahu (Gamawan Fauzi) mendagri. Saya (pernah bertemu) satu kali di Padang," kata Paulus saat memberikan keterangan melalui teleconferrence dari Singapura yang tersambung dengan Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (18/5/2017).

Namun dia mengklaim pertemuan terjadi saat Gamawan masih menjadi gubernur Sumatera Barat. Menurut dia, pertemuan untuk membahas proyek di daerah itu. Namun dia mengaku lupa kapan waktu pastinya pertemuan itu.

"Waktu itu beliau (Gamawan Fauzi masih jadi) gubernur (Sumbar). Ada peresmian pembangkit listrik. Saya coba jadi subkon perusahan china. Tanda tabgab kontrak ada Gamawan," ujar dia.

Mendengar jawaban itu jaksa pun beralih menanyakan orang yang bernama Azmin Aulia. Menurut Paulus, Azmin adalah adik Gamawan Fauzi. Dia mengaku kenal dekat dengan Azmin.

"Azmin kawan saya, sudah kenal lama. Adiknya Gamawan," kata Paulus.

Paulus mengakui pernah membahas proyek e-KTP dengan Azmin. Kepada Azmin dia mengungkapkan ingin ikut andil dalam proyek e-KTP. Namun, dia mengklaim Azmin menolak permintaan itu.

"Tapi dia sudah potong, 'soal e-KTP jangan dibahas sama saya deh'. Mungkin karena kakaknya kan Mendagri," klaim dia.

PT Sandipala merupakan salah satu perusahaan dalam konsorsium PNRI, konsorsium yang memenangkan proyek e-KTP. Dalam proyek e-KTP, perusahaan ini bertugas sebagai pencetak blanko yang meliputi personalisasi dan distribusi.

PT Sandipala berkewajiban mencetak 45 juta keping blanko serta 60 juga keping untuk personalisasi dan distribusi. Dari pekerjaan tersebut PT Sandipala menerima pembayaran sejumlah Rp381 miliar.[jat]

Tags

Komentar

 
x