Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 05:12 WIB

TNI Investigasi Kecelakaan Latihan di Natuna

Oleh : - | Kamis, 18 Mei 2017 | 16:11 WIB
TNI Investigasi Kecelakaan Latihan di Natuna
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Markas Besar TNI Angkatan Darat (AD) melakukan investigasi terkait penyebab kecelakaan saat latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (17/5).

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Alfret Denny Teujeh mengatakan kecelakaan itu menyebabkan empat prajurit gugur dan delapan orang mengalami luka.

"Tim dari TNI AD sedang dan terus melakukan investigasi untuk mengetahui penyebabnya. Namun secara teknis, Meriam 23mm/Giant Bow yang digunakan dalam latihan tersebut masih dalam kondisi baik dan dipelihara dengan baik di satuan Yonarhanud-1/K," katanya di Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Menurut dia, hasil investigasi yang dilakukan oleh tim dari TNI AD akan dilaporkan kepada Panglima TNI.

Alfret menyampaikan ucapan terima kasih kepada media massa atas perhatian dan simpatinya yang besar terhadap musibah kecelakaan latihan TNI Angkatan Darat di Natuna yang menyebabkan gugurnya 4 prajurit dari Yonarhanud-1/Kostrad serta 8 orang lainnya mengalami luka.

TNI AD juga menghormati dan menghargai kebebasan jurnalistik serta akan selalu terbuka untuk memberikan informasi kepada media.

"Namun, kami juga berharap semua pihak bisa turut berempati terhadap duka cita yang sedang dialami oleh keluarga prajurit TNI AD yang menjadi korban, dengan cara tidak menyebarkan gambar-gambar maupun berita yang tidak benar terkait insiden tersebut," katanya.

Sebelumnya, Rabu malam (17/5) pukul 19.55 WIB, jenazah 4 prajurit TNI AD yang menjadi korban dalam insiden kecelakaan latihan di Natuna telah diberangkatkan menuju ke daerah asal masing-masing.

Jenazah Alm Pratu Marwan dibawa ke Pekanbaru, jenazah Alm Kapt Arh Heru Bahyu ke Padang, jenazah alm Pratu Ibnu Hidayat ke Semarang, dan jenazah Alm Praka Edi ke Palopo.[jat]

Komentar

 
x