Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 05:17 WIB

Ini Kata Dirut SAP Jelang Sidang Kasus e-KTP

Oleh : Willi Nafie | Kamis, 18 Mei 2017 | 09:20 WIB
Ini Kata Dirut SAP Jelang Sidang Kasus e-KTP
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sidang dugaan kasus mega korupsi Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) bakal kembali digelar Kamis (18/5/2017).

Dalam sidang ke-15 ini Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menghadirkan salah satu saksi kunci, yakni Paulus Tannos, selaku Direktur Utama PT Sandipala Artha Putra (SAP) dan mengaku siap.

Kuasa hukum Paulus, Moch Choirul Huda, mengatakan sejumlah pertanyaan diprediksi bakal dilontarkan kepada pengusaha yang terlibat dalam Konsorsium PNRI tersebut. Di antaranya tentang tidak dapat berfungsinya 100 juta chip KTP-el dari Oxel System selaku distributor PT SAP. PT Oxel sendiri diketahui milik Andi Bharata Winata.


"Namun ternyata Chip yang dikirimkan oleh Suplier Oxel tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dalam proyek E-KTP. Sehingga PT. SAP menolak chip yang dikirim tersebut karena Chip tersebut tidak dapat digunakan dalam pelaksanaan proyek E-KTP. Meskipun demikian, Chip yang sudah dikirim oleh Oxel tersebut sudah dibayar oleh PT. SAP," kata Choirul, lewat keterangan pers, Kamis (18/5/2017).

Kemudian, lanjut Choirul, PT. SAP sejatinya harus memproduksi 60 persen dari 172 juta blangko e-KTP pada tahun 2011-2012. Atau sebanyak 103.200.000 keping. Namun, PT. SAP yang bergerak di bidang percetakan smart card dan security printing itu, kenyataannya hanya mengerjakan 45 juta blanko e-KTP. Turunnya jumlah pekerjaan untuk memproduksi blangko itu diduga dikurangi oleh pejabat Admin Induk Kemendagri.

"Dalam kenyataannya, pekerjaan yang sudh dilaksanakan oleh PT. SAP hingga saat ini belum dibayarkan oleh Ketua Konsorsium PNRI. Padahal, pihak Kemendagri sudah membayar," pungkasnya. [rok]

Tags

Komentar

 
x