Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 08:50 WIB

Cegah Kasus Novel, KPK Kordinasi dengan Polri

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 17 Mei 2017 | 19:01 WIB
Cegah Kasus Novel, KPK Kordinasi dengan Polri
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Guna mencegah terulangnya teror terhadap pegawainya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menambah pengamanan.

Pengamanan itu mulai dari pengawalan dan pembekalan senjata api terhadap penyidik dan jaksa yang saat ini tengah menangani kasus yang memiliki resiko teror tinggi. Hal itu dilakukan menyusul teror yang berujung pada penyiraman air keras terhadap Penyidik senior KPK Novel Baswedan.

"Kami sudah mengajukan izin (kepada polisi terkait) penggunaan senjata api. Kami punya hampir 100, di samping itu selain terhadap penyidik, penyelidik, penuntut umum yang menangani kasus berisiko," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di kantornya, Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Menurut Alex, permintaan itu sudah diajukan sejak lama. Namun karena masih merasa aman sebagian dari penyidik, penyelidik dan Jaksa KPK masih enggan mempersenjatai dirinya dengan senjata api.

"(Karena) enggak berani ambil risiko juga kan pakai senjata api. Perkara nanti kalo tak bisa mengendalikan emosi kan malah sulit. Kami tawarkan juga tak semua mau kok. Saya ditawari juga tidak mau," papar Alex.

Diketahui penyidik senior KPK Novel Baswedan mengalami teror yang berujung pada penyiraman air keras dan mengenai kedua matanya. Sampai saat ini Novel masih menjalani perawatan di Rumah Sakit di Singapura.[jat]

 
x