Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 27 Mei 2017 | 18:47 WIB

Masyarakat Mulai 'Gerah' dengan Aksi Ahoker

Oleh : Willi Nafie | Rabu, 17 Mei 2017 | 14:22 WIB
Masyarakat Mulai 'Gerah' dengan Aksi Ahoker
(Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Aksi pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu dibebaskan dari penjara tampaknya mulai dikeluhkan masyarakat.

Pasalnya, para pendukung Ahok kerap yang berunjuk rasa mulai dari depan Rutan Cipinang, Gedung Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Mako Brimob dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat terutama pengguna jalan.

Seperti halnya yang dilakukan Ahoker atau pendukung Ahok di depan Mako Brimob ada sekitar 10 orang wanita paruh baya mengenakan kemeja kotak-kotak dan kaos bertuliskan Badja (Basuki-Djarot) menggelar aksi tidur di sepanjang Jl. M. Jasin.

Mereka menuntut penahanan Ahok ditangguhkan sembari menunggu proses banding. Namun, setelah berjalan sepekan aksi ini terpaksa dibubarkan akibat tidak dikehendaki oleh warga sekitar.

"Bukan kita (polisi) yang mau bubarkan, tetapi memang warga yang sudah tidak menghendaki aksi (Ahoker) ada di sekitar lingkungan sini," ujar salah satu anggota Brimob yang tidak ingin disebutkan namanya, depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (17/5/2017).

Sementara itu, Sity (46), salah satu warga sekitar mengaku tidak sepakat dengan adanya aksi Ahoker lantaran menganggu mobilitas warga yang ingin beraktifitas.

"Biar saja, enggak usah demo-demolah. Ikhlas saja nanti siapa yang salah atau yang benar akan kelihatan," ujarnya.

Tak hanya demikian, Sity pun menyoroti makanan yang dikonsumsi simpatisan Ahoker selama mengelar aksi tidur di sekitar kawasan Mako Brimob. Pasalnya makanan yang kerap dikonsumsi sama dengan makanan para kaum elit.

"Kadang kalau lebih mereka (Ahoker) ngasih ke saya ada Spaghetti, Hamburger, pokoknya makanannya makanan orang kaya semua yang dimakan mereka," cetusnya.

Diketahui ada sekitar 10 orang yang diketahui kerap menggelar aksi tidur di depan Mako Brimob. Adapun mereka terdiri dari wanita paruh baya. Hal tersebut dilakukan semenjak Ahok ditahan di Mako Brimob terkait kasus penodaan agama beberapa waktu lalu.

Saat ini para pendukung yang kerap mengenakan baju bermotif kotak-kotak dan kaos berwarna putih bertuliskan Badja itu pun sudah kembali ke kediaman masing-masing lantaran dibubarkan oleh pasukan Brimob atas permintaan warga sekitar. [ton]

 
x