Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 23:18 WIB

KPK Telusuri Aset Sjamsul Nursalim di PT Dipasena

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 16 Mei 2017 | 23:53 WIB
KPK Telusuri Aset Sjamsul Nursalim di PT Dipasena
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri aset yang dimiliki Sjamsul Nursalim di PT Dipasena Citra Darmaja. Perusahaan tambak udang terbesar di Asia Tenggara itu berada di Lampung.

Hal ini dilakukan guna mendalami kasus dugaan korupsi terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) milik Bos PT Gajah Tunggal Tbk Sjamsul Nursalim oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

"Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami kontrak pinjaman, proses pengucuran dana dan progres pengembalian kewajiban atau pinjaman tersebut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (16/5/2017).

Penelusuran aset itu dilakukan dengan memeriksa sejumlah petani tambak PT Dipasena."Penyidik melakukan serangkaian kegiatan dari Senin hingga Kamis pekan lalu," kata Febri.

Selain melakukan pemeriksaan, penyidik juga melakukan penggeledahan di sebuah kantor notaris di Lampung. Dari kantor tersebut KPK menyita sejumlah dokumen perjanjian kerjasama.

Menurut Febri hal ini dilakukan KPK guna penyidikan kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI Bank BDNI yang menjerat mantan Kepala BPPN Syafruddin Arsad Tumenggung sebagai tersangka.

"KPK terus menggali peran tersangka dan pihak terkait dengan penerbitan SKL tersebut," ujar Febri.

Dipasena merupakan salah satu dari tiga perusahaan yang diserahkan Sjamsul sebagai bagian dari Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham (PKPS) BDNI.

Dalam catatan, kewajiban Sjamsul seharusnya menyerahkan uang pada BPPN sebesar Rp 4,8 triliun. Namun, hanya diserahkan ke BPPN Rp 1,1 triliun.

Dengan demikian, Sjamsul Nursalim masih memiliki kewajiban Rp 3,7 triliun. Nilai Rp1,1 triliun itu dibayar Sjamsul Nursalim dari tagihan utang para petani tambak yang terafiliasi dengan Dipasena tersebut. [ton]

 
x