Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 28 Juli 2017 | 15:40 WIB

Menhub Dorong Pelabuhan Tingkatkan Layanan

Oleh : - | Selasa, 16 Mei 2017 | 21:38 WIB
Menhub Dorong Pelabuhan Tingkatkan Layanan
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Bali - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa volume pelabuhan menjadi salah satu indikator utama kinerja.

Cara tersebut paling mudah untuk melakukan komparasi kinerja antar satu pelabuhan dengan yang lainnya.

"Pelabuhan suatu konektivitas, komparasinya dapat terlihat dari peningkatan volume. Jika pelabuhan dikatakan baik tetapi tidak ada peningkatan volume (itu) omong kosong," ujar ujar Budi Karya saat menghadiri Konferensi Pelabuhan Dunia yang berlangsung di Bali, Selasa (16/5/2017).

Dia mengatakan upaya peningkatan volume tersebut harus didorong dengan meningkatkan berbagai pelayanan pelabuhan seperti peningkatan keamanan, pelayanan kepada stakeholder.

Budi Karya menegaskan pentingnya meningkatkan pelayanan kepada shipping line dan produsen agar dapat meningkatkan volume.

"Ada shipping line dari perancis datang ke Pelindo II (IPC). Ini merupakan lompatan pelayanan priok kepada masyarakat," katanya.

Budi Karya melihat kedatangan kapal tersebut sebagai kemampuan pelindo II untuk meningkatkan kualitas layanan Priok.

Lebih lanjut dia juga menerangkan perlunya pelabuhan membuat layanan alternatif agar shipping line asing semakin tertarik untuk datang. Salah satu terobosan lain yang diapresiasi oleh menhub adalah water way yang dirancang oleh Pelindo II.

"Waterway merupakan proyek dari Pak Elvyn (Pelindo II), saya pikir ini proyek yang bagus. Membantu mengurai permasalahan (transportasi) di jalan darat karena kemacetan, sehingga memberikan alternatif kemacetan dengan jalan yang bagus. Kemenhub dan Kementrian PU akan mensupport secara bersama agar proyek berjalan," jelasnya.

Lebih lanjut Budi Karya menjelaskan aspek legal dari proyek waterway harus diperhatikan agar legitimasi proyek dapat diandalkan sehingga investor dapat mendapatkan return.

Aspek penting dari proyek tersebut adalah peningkatan pengiriman logistik yang jauh lebih cepat daripada menggunakan jalur di darat.

"Saya kesana kemaren cuma 30 menit, padahal kalau lewat darat bisa satu setengah hari. Bisa dibayangkan kalau biasanya satu setengah hari sekarang bisa lebih cepat. Jadi transportasi lain harus juga berkompetisi," Imbuhnya.

Budi Karya yakin terbukanya jalur transportasi lewat laut akan membuka jalur ekonomi. Hal ini juga sebagai salah satu upaya untuk menggairahkan perekonomian Indonesia. Peningkatan volume di pelabuhan merupakan salah satu indikator berjalannya perekonomian di suatu daerah.

"Tol laut berfungsi untuk meningkatkan arus masuk dan keluar barang terutama dari Indonesia timur. Sebelumnya kapal singgah di Saumlaki hanya mengirim sembako saja tetapi tidak pernah berpikir untuk mengumpulkan barang dari sana (saumlaki) untuk dikirim ke Jawa," terangnya.

Budi juga meminta dukungan dari Pelindo I,II,III, dan IV, PELNI, dan ASDP untuk berkerjasama membangun Rumah Kita dengan mengumpulkan barang dan logistik.

Dia juga mencontohkan gudang logistik dapat mengumpulkan produk lokal seperti ikan dan rumput laut dari Saumlaki atau Kopra dari Sulawesi.

"Tol laut dengan dukungan Gudang logistik dapat meningkatkan volume perdagangan di Indonesia timur," katanya.[jat]

 
Embed Widget

x