Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 14:58 WIB

Badan Siber Akan Proteksi Penggunaan Siber

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 15 Mei 2017 | 21:45 WIB
Badan Siber Akan Proteksi Penggunaan Siber
Badan Siber Nasional - (Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menkopolhukam Wiranto memastikan Badan Siber Nasional (Basinas) akan segera dibentuk oleh pemerintah dalam waktu dekat.

Adapun sebagai bentuk keseriusan pemerintah terhadap rencana mendirikan lembaga ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membahasnya ke dalam rapat terbatas.

"Dari dulu kan, kami sudah menggagas dan dirataskan. Presiden juga setuju kita membentuk Badan Siber Nasional," ucap Wiranto di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (15/5/2017).

Tugas Basinas, lanjutnya, untuk memproteksi kegiatan-kegiatan siber di Indonesia. Disamping itu juga bertugas melakukan pemilahan terhadap penggunaan siber di masyarakat.

"Jadi, mana yang kira-kira berbahaya, mana yang sekiranya bermanfaat. Kemudian mana kira-kira perlu dihapuskan mana yang kira-kira dilarang, itu kan semua Badan Siber Nasional walapun kegiatan siber ini sudah dilakukan, tapi secara parsial," ujarnya.

Selama ini, pertahanan siber Indonesia sebenarnya sudah diterapkan di seluruh kementerian dan lembaga. Namun menurut dia, peranan Basinas tetap dibutuhkan.

"Di Kementerian Pertahanan ada cyber security dan kepolisian, cyber inteligence ada di BIN lalu cyber war ada di Mabes TNI. Itu semua sudah ada, di perbankan juga ada kegiatan cyber, tapi yang memproteksi yang memayungi secara nasional perlu ada. Ini agar bisa melakukan koneksitas dari berbagai kegaitan siber dalam satu payung, satu wadah. Jadi, ini tidak bisa dipisahkan," jelasnya.

Mengenai kepastian Kemenkopolhukam telah menandatangani pembentukan Basinas, Wiranto meminta agar masyarakat menunggu perkembangannya lebih lanjut.

"Tunggu saja, namanya proses perlu hal-hal yang dipersiapkan seperti perkantorannya, personilnya atau cakupan tugasnya. Enggak segampang membentuk organisasi. Ormas misalnya, ini cukup rumit karena banyak syarat yang harus kita penuhi," paparnya.

Meskipun finalisasi pembentukan Basinas bukanlah hal yang mudah, pemerintah akan tetap terus berusaha memantapkan prosesnya.

"Kegiatan kami tidak terhenti. Kami sudah koordinasi dengan berbagai organisasi siber dunia. Saya paling tidak sudah berkunjung ke tiga negara yang membicarakan siber ini. Jadi, saya kira begitu kami bentuk, sudah punya hubungan dengan berbagai negara," tandasnya. [ton]

 
Embed Widget

x