Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 28 Juli 2017 | 15:44 WIB

Kalah di DKI Karena Konflik, Senior PPP Tak Setuju

Oleh : Ivan Sethyadi | Senin, 15 Mei 2017 | 16:20 WIB
Kalah di DKI Karena Konflik, Senior PPP Tak Setuju
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Majelis Tinggi PPP Suharso Monoarfa menolak anggapan kalahnya PPP di Jakarta lantaran perseteruan antar dua pemimpin Romahurmuziy dan Djan Faridz.

"Di daerah lain juga PPP tak selalu menang. Dan menang kalah itu biasa," katanya kepada INILAHCOM, Senin (15/5/2017).

Suharso menegaskan tidak ada dualisme ditubuh PPP. Sebab Secara aturan perundang-undangan, hanya satu ketua umum yang sah.

"Ya Romy. Djan kan dulu tidak bisa membuktikan di hadapan hukum," katanya.

PPP pasti akan melakukan evaluasi untuk ke depan. "Salah satunya pemilu 2019," tandasnya.

Setelah Pilkada Jakarta, PPP menjadi salah satu parpol yang berada di pihak yang kalah. Tak hanya Romy, Djan yang juga mendukung Ahok-Djarot tak bisa berbuat banyak untuk memenangkan PPP di Jakarta. Justru, barisan pendukung Abraham 'Lulung' Lunggana dengan barisan akar rumput PPP Jakarta berpijak di pihak yang menang yakni memihak Anies-Sandi.

Wacana rekonsiliasi di internal PPP pun menguat pascakekalahan di Jakarta. Apalagi, PPP bakal menghadapi Pemilu 2019, dimana semua parpol berkumpul dan saling bertarung memperebutkan suara rakyat. [rok]

Tags

 
x