Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 20:57 WIB

Massa Penolak Fahri Rusak Fasilitas Bandara

Oleh : Fadhly Zikry | Minggu, 14 Mei 2017 | 11:00 WIB
Massa Penolak Fahri Rusak Fasilitas Bandara
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) menyesalkan perusakan fasilitas umum di Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, oleh sekelompok organisasi massa yang menolak kedatangan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

"Kami menyesali aksi massa oleh ormas di bandara yang merupakan objek vital nasional yang dilarang untuk melakukan unjuk rasa seperti yang dituangkan pada Undang-undang Nomor 9 tahun 1998 tentang mengemukakan pendapat di tempat umum," kata Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (14/5/2017).

Menurutnya, sekelompok organisasi masyarakat Sabtu (13/5) pukul 09.00 WITA berkumpul di bandara Sam Ratulangi, Manado dan berorasi menolak kedatangan FPI namun beralih kepada penolakan kehadiran Fahri Hamzah.

Massa berkumpul di area parkir selanjutnya ke area halaman VIP hingga menyebabkan kepadatan dan kemacetan lalu lintas di area bandara Sam Ratulangi.

Pada pukul 11.00 WITA situasi sempat memanas saat massa menerobos masuk ke terminal melalui terminal kedatangan dan tidak ada kerusakan fasilitas bandara hanya "railing" yang terlepas serta pintu otomatis yang dilepas untuk menghindari bentrokan dengan masa yang akan masuk dengan menggunakan baju adat minahasa lengkap dengan pedangnya untuk mencari Fahri.

Massa juga sempat memasuki area service road bandara. Namun petugas personil Avsec, Polda, Brimob, dan TNI AU yang telah berjaga dari pagi massa berhasil dihalau keluar.

Pukul 12.00 WITA sebagian massa telah membubarkan diri dan melanjutkan aksi di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara dan sebagian lagi tetap tinggal di area parkir bandara Sam Ratulangi melaksanakan orasi dengan kondusif.

Situasi massa yang ramai di bandara membuat manajemen mengambil langkah untuk memperketat keamanan penumpang pada Screening Check Point (SCP) dengan memberlakukan SCP buka tutup yang didampingi oleh Kepolisian dan anggota Brimob.

Akibat aksi tersebut, setidaknya tujuh penerbangan keberangkatan mengalami keterlambatan, Lion Air (JT 2743) pukul 11.00 WITA tujuan Cangsha delay 24 menit, Garuda Indonesia (GA 684) pukul 11.25 WITA tujuan Ternate delay 20 menit, Wings Air (IW 1182) pukul 13.50 WITA tujuan Galela delay 79 menit. Silk Air (MI 273) pukul 13.50 WITA tujuan Singapura delay 74 menit, Lion Air (JT 777) pukul 14.45 WITA tujuan Makassar delay 69 menit, Batik Air (ID 6273) pukul 15.00 WITA delay 52 menit dan Garuda Indonesia (GA 601) pukul 16.15 WITA delay 40 menit.

Bandara baru kondusif pada pukul 17.15 WITA. Fahri Hamzah dan rombongan pun telah kembali ke Jakarta menggunakan penerbangan Garuda GA 601. [tar]

 
x