Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 Juli 2017 | 21:46 WIB

Indonesia Adakan Pertemuan dengan Investor China

Oleh : - | Minggu, 14 Mei 2017 | 09:45 WIB
Indonesia Adakan Pertemuan dengan Investor China
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menghadiri sekaligus mewakili Indonesia jelang pembukaan acara One Belt One Road yang diselenggarakan pada 14-15 Mei 2017 di Beijing, China. Indonesia akan memanfaatkan momen ini untuk melakukan pertemuan dengan para investor asal China.

Luhut mengatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan tujuan investasi yang paling menjanjikan. Pertemuan dengan tema Belt and Road Forum for Interntional Cooperation ini mengenalkan berbagai potensi investasi di Indonesia. Satu diantaranya adalah dikembangkannya kawasan industri terpadu, Golden Integrated Industrial Port Estate (GIIPE) di Kota Medan, Sumatera Utara. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2017 berada di angka 5,01 persen.

"Investor tidak perlu takut dalam berinvestasi di Indonesia, karena berbagai peraturan yang menghambat sudah dihapuskan," kata Luhut dalam siaran persnya, Minggu (14/5/2017).

Pemerintah Indonesia menyambut baik adanya kawasan GIIPE dan mendorong para investor untuk berinvestasi dalam proyek tersebut. Selama kerjasama saling menguntungkan, Pemerintah Indonesia akan memberikan dukungan penuh dan menjamin kenyamanan investasi kepada pada investor.

"Indonesia melalui Kementerian Perindustrian sudah memberikan rekomendasi dan dukungan terhadap pengembangan kawasan GIIPE. Karena itu, Pemerintah Indonesia menyambut baik acara ini," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Komisaris Best & Grow Investmen, Ishak Charlie, memaparkan berbagai keunggulan berinvestasi di GIIPE. Kawasan GIIPE berlokasi di Percut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara. Letaknya berada 16 KM dari pusat Kota Medan, 3.5 KM dari Bandara Internasional Kuala Namu, 9.5 KM dari pelabuhan Belawan. GIIPE sebagai pusat pengembangan industri baru di Kota Medan akan mendorong aktivitas perekonomian di Sumatera Utara pada khususnya, dan di Indonesia pada umumnya.

Presiden Joko Widodo juga ikut menghadiri acara pembukaan KTT One Belt One Road atau Jalur Sutera dan Sabuk Maritim Baru tersebut.[fad]

 
Embed Widget

x