Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 04:08 WIB

Pemerintah Diminta Cepat dalam Menangani HTI

Oleh : Indra Hendriana | Minggu, 14 Mei 2017 | 04:14 WIB
Pemerintah Diminta Cepat dalam Menangani HTI
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah diminta cepat menyelesaikan terkait rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia yang dinilai punya ideologi yang melanggar konstitusi, Pancasila, dan UUD 1945.

Penyelesaian itu dilakukan bukan dengan sebelah pihak, melainkan melalui proses peradilan. Sebab, untuk membubarkan Ormas yang berbadan hukum tidak bisa dilakukan secara sepihak. Harus melalui Pengadilam.

"Sebab kalau lama lama nanti jadi bola liar. Jadi ya segera gitu lo. Kalau ada (bukti) disegerakan kalau tidak ada ya jangan nanti jadi bola liar," kata Politikus PKS Nasir Djamil pada INILACOM, Jakarta, Sabtu (13/5/2017).

Menurut dia, apabila pemerintah berlama-lama menyelesaikan permasalahan tersebut, maka diyakini akar masalah akan bergeser dari semula. Yakni permasalahan dalam hukum.

Terlebih, kata dia, pemerintah melalui Menkopolhukan sudah menegaskan memiliki bukti yang akurat mengenai kesalahan HTI. Untuk itu, dia meminta pemerintah tidak berlama-lama menyelesaikan masalah ini.

"Kalau lama-lama nanti bisa masuk angin, nanti jadi bola liar, nanti jadi komoditas politik jadi bukan komunitas hukum lagi nanti jadi, komoditas politik," ujar Nasir.

Pemerintah diketahui akan membubarkan HTI. Alasannya adalah, kegiatan yang dilaksanakan terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas.

Selanjutnya, aktifitas yang dilakukan HTI dinilai telah menimbulkan benturan di masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membahayakan keutuhan NKRI.

HTI sendiri membantah semua yang dituduhkan pihak pemerintah. Mereka meminta pemerintah membuktikan apa yang menjadi tuduhan terhadap HTI.[ind]

 
x