Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 27 Juli 2017 | 01:38 WIB

Pembubaran HTI Diyakini tak Terkait Pilkada

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 13 Mei 2017 | 08:38 WIB
Pembubaran HTI Diyakini tak Terkait Pilkada
Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Jimly Assiddiqie - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Jimly Assiddiqie mengatakan, pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak ada kaitannya dengan politik di Pilkada DKI Jakarta.

Dengan begitu, dia meminta sebaiknya pembubaran HTI tidak dihubungkan dengan terbelahnya pandangan publik mengenai politik pascapilkada serentak 2017.

"Jadi gerakan 212 dan lain-lain, itu gerakan yang tidak ada hubungannya dengan HTI. HTI itu hanya ikut serta saja," kata Jimly pada INILAHCOM, Jakarta, Jumat (12/5/2017) malam.

Dia mengamini dalam aksi tersebut HTI memang ada di dalam barisan. Namun, dia memastikan HTI tidak di depan. "Tidak, dia malah membonceng (aksi-aksi itu)," ujar dia.

Dalam kesempatan ini dia mengatakan, bahwa HTI bukanlah organisasi masyarakat yang ekstrim. Namun, HTI punya pandangan yang berbeda dengan pemerintah.

"Ini saya rasa HTI dipisahkan, sendiri. Ini organisasi tidak ekstrim, tidak kekerasan. Tapi dia punya idoelogi mau bikin negara islamiah. Ini masalah sendiri," ujar dia.

Pemerintah diketahui akan membubarkan HTI. Alasannya adalah, kegiatan yang dilaksanakan terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas.

Selanjutnya, aktifitas yang dilakukan HTI dinilai telah menimbulkan benturan di masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membahayakan keutuhan NKRI.

HTI sendiri membantah semua yang dituduhkan pihak pemerintah. Mereka meminta pemerintah membuktikan apa yang menjadi tuduhan terhadap HTI.[ind]

 
Embed Widget

x