Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 30 Mei 2017 | 01:55 WIB

Perdebatan Pembubaran HTI Dinilai Sia-sia

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 13 Mei 2017 | 06:30 WIB
Perdebatan Pembubaran HTI Dinilai Sia-sia
Logo Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Usulan pemerintah yang akan membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mejadi topik perdebatan hangat dan alot. Ada yang mendukung hal tersebut, ada juga yang tidak.

Menanggapi hal ini, Pakar Hukum Tata Negara, Jimly Assiddiqie menilai, perdebatan yang alot itu sebaiknya dihentikan. Sebab, perdebatan itu tidak menghasilkan keputusan yang final.

"Tidak ada gunanya, justru memecah belah saja dan masing-masing orang sok pintar. Seakan-akan benar berdasarkan persepsi nya masing-masing tapi tidak ada keputusan," kata Jimly pada INILAHCOM, Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Menurut dia, pedebatan itu sebaiknya berada di forum pengadilan. Forum yang memperdebatkan secara terbuka apakah HTI memang benar melanggar konstitusi, Pancasila, dan UUD 1945, seperti yang tengah dituduhkan.

Di forum pengadilan akan mendapatkan keputusan yang final dan mengikat. Bukan perdebatan yang tidak membuahkan hasil yang pasti.

"Dibuktikan saja di Pengadilan, tidak usah diperdebatkan. Sehebat-hebat apapun orang, anda Profesor Doktor, saking pintarnya tidak berlaku. Yang berlaku itu keputusan. Keputusannya di mana iya di pengadilan," ujar dia.

Kemudian, Pengadilan adalah tempat untuk mendapatkan keputusan yang lebih adil dan baik, dibandingkan hanya berdasarkan pada keputusan sepihak dari pemerintah. [ind]

 
x