Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Mei 2017 | 09:58 WIB

Kasus Novel Dinilai Ancaman Bagi Penegak Hukum

Oleh : Agus Irawan | Sabtu, 13 Mei 2017 | 01:07 WIB
Kasus Novel Dinilai Ancaman Bagi Penegak Hukum
Penyidik KPK Novel Baswedan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polisi dinilai tak optimal dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Hal ini diungkapkan Pengamat hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar.

Menurut dia, dengan adanya rekaman CCTV, maka seharusnya pihak kepolisian bisa lebih mudah menemukan pelaku penyerangan Novel.

"Seharusnya sudah ada titik terang siapa pelakunya," kata Abdul saat dihubungi INILAHCOM, Jumat (12/5/2017).

Terlebih lagi dengan peralatan yang dimiliki Polri, setidaknya Polri sudah mendapatkan bukti-bukti untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel.

"Harusnya dengan alat perlengkapan yang ada oleh Polri, pelaku Novel dapat ditemukan," ungkapnya.

Dia mengaku, kasus penyerangan Novel bukan hanya teror bagi pribadi Novel dan KPK, tetapi juga ancaman terhadap penegakan hukum di Indonesia seperti, Polri dan Kejagung.

"Maka Polri harus serius ungkap pelaku dan aktor penyerangan terhadap Novel, karena ini masalah serius bagi negara kita, sebab ini menyangkut pemberantasan kasus korupsi," tegasnya.

Bahkan, kata dia, ini menjadi perhatian masyarakat untuk melihat langkah Polri untuk mendukung pemberantasan korupsi, dengan kinerja pihak kepolisian dalam mengungkap penyerangan Novel. [ton]

 
x