Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Juni 2017 | 01:55 WIB

Pajak Fahri dan Fadli Dibenarkan Bermasalah

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 10 Mei 2017 | 18:44 WIB
Pajak Fahri dan Fadli Dibenarkan Bermasalah
Direktur Penegakan Hukum Ditjen Pajak, Dadang Suwarna - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Nama dua Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon kembali disebut dalam sidang perkara suap pajak dengan terdakwa Penyidik Pegawai Negeri Sipil pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Handang Soekarno.

Hal itu terungkap saat jaksa KPK menunjukan barang bukti berupa nota dinas yang dimiliki terdakwa Handang Soekarno.

Dalam nota dinas yang ditunjukan jaksa mencantumkan sejumlah nama wajib pajak, baik berupa perorangan maupun korporasi. Dua diantaranya adalah wajib pajak atas nama Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

Hal itu dibenarkan Direktur Penegakan Hukum Ditjen Pajak, Dadang Suwarna, saat bersaksi untuk terdakwa Handang.

"Betul ada nota dinas," kata Dadang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2017).

Dalam nota dinas dituliskan baik Fadli Zon dan Fahri Hamzah diduga tidak menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Tahunan PPh orang untuk tahun pajak 2013 ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama.

Berikut Nota dinas untuk Fadli dan Fahri:

Nomor NDR- /PJ.051/2016

Yth: Direktur Pengakan Hukum
Dari: Kasubdit Pemeriksaan Budi Permulaan
Lampiran: Satu Set
Hal: Usul tindak lanjut LIIP dengan Usul Pemeriksaaan Bukti Permulaan an PT Trans Distributor NPWP 03.275.487.1 - 014.000, dkk

Nama: Fadli Zon
NPWP: 09.468.771.2-0009.000
Alamat: Jalan Kiwi Raya Gg Delima No 42 Kelapadua Wetan Ciracas Jakarta Timur DKI Jakarta
Dugaan peristiwa pidana: Tidak menyampaikan SPT tahunan PPh Orang Pribadi atas nama Fadli Zon NPWP 09.468.771.2-009.000 untuk tahun pajak 2011 sampai dengan 2015 ke KPP Pratama

Nama: Fahri Hamzah alias Fahri
NPWP: 08.091.263.7-013.000
Alamat: Jalan Kosntrad No 21 Petukangan Utara Pesanggrahan Jakarta Selatan DKI Jakarta
Dugaan Peristiwa Pidana: Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi isinya tidak benar atau tidak lengkap atas nama Fahri NPWP: 08.091.263.7-013.000 untuk tahun pajak 2013 s.d 2014 ke KPP Pratama Jakarta Pesanggrahan

Handang Soekarno merupakan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. Nota dinas yang ditemukan jaksa KPK merupakan nota dinas tentang bukti permulaan atau penyelidikan tentang pidana pajak.

Dalam kasus ini, Handang Soekarno didakwa menerima suap sebesar 148.500 dollar AS atau senilai Rp1,9 miliar. Suap tersebut diterima Handang dari Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia, R Rajamohanan Nair.

Menurut jaksa, uang tersebut diberikan agar Handang selaku pejabat di Ditjen Pajak, membantu mempercepat penyelesaian permasalahan pajak yang dihadapi PT EKP. [ton]

 
x