Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 30 Mei 2017 | 10:31 WIB

PPP Romi Selalu Buka Pintu Islah untuk Djan Faridz

Oleh : Ivan Setyadhi | Rabu, 10 Mei 2017 | 13:34 WIB
PPP Romi Selalu Buka Pintu Islah untuk Djan Faridz
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani memastikan pihaknya terus melakukan komunikasi untuk menyatukan PPP menjadi satu kesatuan.

Hal itu disampaikan Arsul menanggapi dualisme kepemimpinan di tubuh PPP. Karena Pilkada DKI Jakarta menjadi salah satu titik acuan bahwa rekonsiliasi internal PPP diperlukan.

"Islah itu adalah sesuatu yang tidak pernah kami tutup pintunya untuk DF (Djan Faridz), karena itu amanah Muktamar," katanya kepada INILAHCOM, Rabu (10/5/2017).

Arsul mengacu pada Muktamar Pondok Gede 2016 lalu. Dimana islah antardua kubu yang saling bertolak belakang menjadi perintah partai.

"Kami terus mengupayakan islah dalam kerangka seperti yang diputuskan Muktamar Pondok Gede 20176," ungkapnya.

Sejak mukmatar itu, PPP kubu Romi, terus mencoba mealakukan komunikasi dengan kubu Djan untuk mengupayakan islah. Namun hasilnya cukup mengagetkan menurut Arsul.

"Harus diakui sejauh ini belum ada respon positif dari yang bersangkutan (Djan faridz)," tandasnya.

Pasca Pilkada Jakarta, PPP menjadi salah satu parpol yang berada dipihak yang kalah. Tak hanya Romi, Djan yang juga mendukung Ahok-Djarot tak bisa berbuat banyak untuk memenangkan PPP di Jakarta. Justru, barisan pendukung Abraham 'Lulung' Lunggana dengan barisan akar rumput PPP Jakarta berpijak dipihak yang menang yakni memihak Anies-Sandi.

Wacana rekonsiliasi diinternal PPP pun menguat pasca kekalahan di Jakarta. Apalagi, PPP bakal menghadapi pemilu 2019, dimana semua parpol berkumpul dan saling bertarung memperebutkan suara rakyat. [ton]

 
Embed Widget

x