Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 17:32 WIB

PPP DKI: Ahok Kalah, Jangan Salahkan Romi&Djan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 8 Mei 2017 | 08:02 WIB
PPP DKI: Ahok Kalah, Jangan Salahkan Romi&Djan
Ketua DPW PPP DKI, Abdul Aziz - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPW PPP DKI, Abdul Aziz mengatakan tidak adil jika kekalahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI 2017 menjadi tanggungjawab Ketua Umum Romahurmuziy alias Romi atau Djan Faridz.

"Kenapa harus itu yang tanggung jawab? Gak fair kalau seperti itu," kata Aziz kepada INILAHCOM, Minggu (7/5/2017).

Sementara Sekretaris DPW PPP DKI, Ichwan Zayadi menilai kekalahan Ahok-Djarot sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI periode 2017-2022 tidak perlu ada yang disalahkan. Karena menurut dia, pilkada itu hak konstitusi rakyat Jakarta.

"Kemenangan yang ada adalah kemenangan rakyat Jakarta, karena partai tidak bisa mengarahkan konstituennya ke calon tertentu," ujarnya.

PPP diketahui terpecah sejak Suryadharma Ali (SDA) terjerat kasus korupsi di KPK ketika menjabat sebagai ketua umum. Setelah itu, PPP punya dua ketua umum yakni Djan Faridz hasil Muktamar Jakarta dan Romahurmuziy alias Romi hasil Muktamar Pondok Gede.

Pada Pilkada DKI Jakarta putaran pertama, keduanya punya pilihan calon masing-masing. Namun, pada putaran kedua baik Romi dan Djan sama-sama mendukung Ahok-Djarot, tapi diklaim tidak mendapat restu dari akar rumput.

Dengan tidak adanya dukungan itu, maka kader bawah pun mewacanakan akan menggelar Muktamar untuk memilih ketua umum baru. Sebab, Romi dan Djan diperkirakan sulit untuk diselamatkan lantaran keduanya tidak pernah mau berdamai untuk menyelamatkan PPP.[ris]

 
x