Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 18:16 WIB

Ribuan Lobster Gagal Dikirim ke Singapura-Vietnam

Oleh : - | Minggu, 7 Mei 2017 | 17:35 WIB
Ribuan Lobster Gagal Dikirim ke Singapura-Vietnam
(Foto: inilahcom/ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Penyelundupan puluhan ribu benih lobster atau biasa disebut benur yang masih hidup ke luar negeri tepatnya di Singapura dan Vietnam berhasil digagalkan.

"Kami mengamankan sopir dan kernet sebuah kendaraan truk yang mengangkut puluhan ribu benur di Kecamatan Jenggawah dan rencananya benih lobster itu akan dibawa ke Kabupaten Banyuwangi," kata Kapolres Jember Kusworo Wibowo saat menggelar pers release di Pantai Pancer, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Minggu (7/5/2017).

Pihaknya mengetahui adanya praktik penyelundupan itu dari laporan masyakarat. Atas laporan itu pihaknya melakukan pendalaman dan memberhentikan truk yang dilaporkan masyarakat.

"Saat diperiksa di dalam truk terdapat kardus-kardus yang berisi benih lobster yang hendak diselundupkan ke luar negeri melalui pengepul di Kabupaten Banyuwangi," tuturnya.

Ia menjelaskan barang bukti yang berhasil diamankan yakni 47.176 ekor benur yang terdiri dari 46.856 benih lobster jenis pasir dan 320 benih lobster jenis mutiara yang ditempatkan di 12 box kardus yang berisi 234 kantong benur jenis pasir dan tiga kantong benur jenis mutiara.

Namun begitu, pihaknya belum membongkar siapa pemilik bentur itu. "Kami masih memburu pengepul berinisial M untuk mengungkap sindikat penyelundupan benih lobster dari Jember ke luar negeri, sedangkan dua orang tersangka yang diamankan yakni berinisial SP dan SN yang merupakan warga Puger," katanya.

Untuk dua tersangka yang mengangkut benih lobster ilegal dapat dijerat Pasal 16 (1) junto Pasal 88 UU RI No 31 tahun 2004 tentang Perikanan yang diubah dengan UU No 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan junto Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No 56/Permen-KP/2016 tentang Larangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp), dan Rajungan (Portunus spp) dari Wilayah Negara Republik Indonesia junto Pasal 55 KUHP. [tar]

Komentar

 
Embed Widget

x