Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 30 Mei 2017 | 02:01 WIB

Kasus e-KTP Seret Novanto

Aziz Minta Kader Konsentrasi Hadapi Pilkada 2018

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Minggu, 7 Mei 2017 | 06:03 WIB
Aziz Minta Kader Konsentrasi Hadapi Pilkada 2018
Ketua DPP Partai Golkar, Aziz Syamsudin - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar, Aziz Syamsudin meminta kepada seluruh kader partai berlambang pohon beringin untuk fokus persiapan menghadapi agenda politik nasional sehingga tidak perlu lagi terkuras dengan kasus dugaan korupsi e-KTP yang menyeret nama Ketua Umum Setya Novanto.

"Konsentrasi saja untuk pemenangan Pilkada 2018, pemilu legislatif dan pemilu presiden pada 2019," kata Aziz kepada INILAHCOM, Sabtu (6/5/2017).

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu mengaku optimis partai yang diketuai oleh Novanto bisa mencapai target untuk memenangkan Pilkada Serentak 2018, termasuk pemilu legislatif dan pemilu presiden.

"Insya Allah meningkat, kita konsentrasi saja untuk pilkada 2018, pileg dan pilpres 2019," ujarnya.

Anggota Komisi III DPR itu menegaskan kasus dugaan korupsi e-KTP yang menyeret Ketua DPR tak mempengaruhi atau menyandera Golkar, karena semua elemen partai masih tetap solid tak terprovokasi soal kasus e-KTP yang menyeret Novanto.

"Insya Allah tidak ada masalah, kita tetap solid," jelas dia.

Untuk diketahui, nama Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto terseret kasus dugaan korupsi e-KTP. Dalam berkas dakwaan terdakwa korupsi e-KTP, Irman dan Sugiharto, Novanto disebut bersama-sama melakukan korupsi saat menjadi Ketua Fraksi Golkar di DPR RI.

Sehingga, Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai memastikan Setya Novanto hampir pasti akan menjadi tersangka kasus e-KTP. Sedangkan, Novanto membantah keras tuduhan jaksa KPK seperti dituangkan dalam dakwaan Irman dan Sugiharto. Dia bahkan berani bersumpah tidak pernah menerima sepeser pun uang dari kasus e-KTP.[ris]

 
x