Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 28 Mei 2017 | 00:31 WIB

Masinton: Jangan Sampai Sentuh KPK Dianggap Tabu

Oleh : Willi Nafie | Sabtu, 6 Mei 2017 | 11:11 WIB
Masinton: Jangan Sampai Sentuh KPK Dianggap Tabu
Anggota Komisi III DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah anggota Komisi III melayangkan protes kepada KPK terkait persidangan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Alasannya, dalam proses persidangan disebutkan politisi Partai Hanura, Miryam S Haryani mengaku mendapat tekanan dari sejumlah anggota Komisi III.

Untuk itu, Komisi III mendesak KPK membuka rekaman pemeriksaan terhadap Miryam yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan mega korupsi e-KTP.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menilai saat ini masyarakat seakan menganggap bila ada protes terhadap KPK dipandang sebagai pro korupsi.

"Kita sedang terpenjara dengan alam pikir kita sendiri, kalau kita sentuh KPK di anggap pro korupsi. Jangan sampai sentuh KPK dianggap tabu," kata Masinton, saat acara diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/5/2017).

Masinton berujar, maraknya penangkapan terhadap sejumlah pelaku korupsi oleh KPK sejatinya bukan ukuran lembaga anti rasuah tersebut terlepas dari kesalahan. Buktinya, Indonesia masih berada di posisi terburuk dalam angka korupsi di dunia.

"Benar ada OTT (operasi tangkap tangan) terus ada yang ditangkap, tetapi Indeks gak begeser dari rangking angka 90. Jangan anggap tidak ada persoalan di sana (KPK)," pungkasnya. [ton]

 
x