Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 23:08 WIB

Kasus e-KTP Seret Nama Setnov

Badai Korupsi e-KTP Belum Berakhir

Oleh : Ivan Setyadi | Sabtu, 6 Mei 2017 | 08:39 WIB
Badai Korupsi e-KTP Belum Berakhir
Politikus Senior Partai Golkar, Zainal Bintang - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Senior Partai Golkar, Zainal Bintang ikut berkomentar soal status Ketua Umum Golkar, Setya Novanto yang dicegah bepergian keluar negeri oleh KPK dalam kasus korupsi e-KTP.

Menurutnya, proses hukum di KPK yang kini tengah berjalan, tidak bisa ditebak hasil akhirnya. Sebab belum tentu juga, status cegah terhadap Novanto akan meningkat jadi tersangka.

"Tidak ada yang dapat memastikan, apakah kasus megakorupsi e-KTP akan menyeret tokoh papan atas partai besar menjadi penghuni rumah tahanan KPK," katanya saat berbincang kepada INILAHCOM, Jumat (5/5/2017).

Anggota Dewan Pakar Golkar itu mengingatkan, agar publik tidak buru-buru mencap seseorang yang belum jadi tersangka bersalah.

"Soalnya, angin puting politik saat ini yang masih bergejolak, bisa berubah jadi turbulensi dan merontokkan petinggi parpol papan atas.," ungkapnya.

Untuk itu, secara pribadi Zainal meminta semua pihak untuk menunggu proses hukum yang tengah berjalan di KPK sebelum mengambbil sikap politik di internal Golkar."Wait and see," tandasnya.

Kursi Ketua Umum Golkar digoyang pasca Novanto dicegah bepergian keluar negeri. Selama beberapa pekan terkahir, Golkar dirundung isu munaslub seiring ketumnya dicegah oleh KPK. Tak cuma itu, indikasi keterlibatan Setnov di kasus megakorupsi e-KTp, juga menjadi alasan pergantian ketua umum harus segera dilakukan dengan dalih penyelamatan partai.

Namun pendukung Setnov di Gokar buru-buru bereaksi. Setelah melakukan konsolidasi internal, elit partai ramai-ramai menyatakan Partai Golkar tetap solid mendukung Setya Novanto sebagai Ketum Golkar hingga akhir masa jabatan, 2019 mendatang.

 
x