Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 25 Juli 2017 | 15:40 WIB

Maruarar Ajak Warga Sumedang Jaga Terus Pancasila

Oleh : Ajat M Fajar | Sabtu, 6 Mei 2017 | 00:33 WIB
Maruarar Ajak Warga Sumedang Jaga Terus Pancasila
Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Sumedang - Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, mengajak sekitar 7 ribu warga Sumedang untuk mendukung penuh pemerintahan Presiden Joko Widodo utuk terus menjaga Pancasila.

Sebab saat ini, pemerintahan Jokowi sedang menjalankan ajaran Trisakti Bung Karno, yaitu berdaulat di bidang politik, mandiri di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya.

"Zaman Bung Karno ada kekuatan besar antara Amerika, Inggris dan Perancis yang kina kenal sebagai Blok Barat dengan Rusia, China dan Korea sebagai Blok Timur. Bung Karno dengan tegas membuat gerakan non-Blok dan tidak memihak kedua blok itu, melainkan berdiri gagah di atas dua blok. Inilah kedaulatan di bidang politik," tegas Maruarar saat menyampaikan sambutan dalam acara reses di Lapangan Cimanggu Sumedang, Jumat (5/5/2017).

Menurut dia, saat ini Indonesia mengalami tantangan ekonomi. Indonesia harus keluar sebagai pemenang persaingan ekonomi karena 250 juta dari 600 juta warga di Asia Tenggara adalah penduduk Indonesia.

"Kita harus mandiri di bidang ekonomi," tegas Maruarar.

Dalam hal kepribadian dalam bidang kebudayaan, Maruarar mengapresiasi kegiatan Pesta Rakyat dan Gelar Seni Budaya. Dalam acara ini, hadir dan tampil 16 komunitas seniman dan sanggar budaya yang tersebar di berbagai kecamatan di Sumedang, yang dikenal sebagai puser atau pusat budaya Sunda.

Mereka menghibur ribuan orang dengan seni Calung, Jaipongan, Karinding, Seni Reak, Pencak Silat dan lain-lain.

"Ini artinya, warga Sumedang benar-benar menjaga dan melestarikan budaya Sunda, yang merupakan kepribadian bangsa Indonesia. Ini artinya warga Sumedang mengamalkan ajaran Trisakti Bung Karno, yang salah satunya adalah berkepribadian dala, kebudayaan," ungkapnya.

Meruarar mengatakan sosok Jokowi adalah sosok yang menginspirasi bagi banyak pihak. Sebab Jokowi lahir dan hadir sebagai pemimpin bukan karena keturuan penguasa, jenderal atau pengusaha besar sebelumnya. Jokowi adalah rakyat biasa pada awalnya.

"Jokowi inspirasi. Sekarang anak-anak siapapun dia bisa bermimpi untuk menjadi Presiden. Ibu dan bapak-bapak bisa bermimpin melahirkan Presiden dengan syarat rajin belajar dan kerja keras serta terus mengasah keterampilan," ungkap Maruarar.

Ketua Sanggar Reak Pusaka Mandala Jaya, Suhata, sangat senang dengan acara Pesta Rakyat ini. Ia berharap acara semacam ini bisa dilaksanakan secara rutin, dan bahkan kalau bisa dua bulan sekali.

"Acara ini sangat bagus. Sebagai ketua sanggar, saya sangat senang sekali," ungkapnya.[jat]

 
x