Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 17:17 WIB

Pilgub Jabar

Gerindra Masih Buka Peluang untuk Calon Eksternal

Oleh : - | Jumat, 5 Mei 2017 | 19:25 WIB
Gerindra Masih Buka Peluang untuk Calon Eksternal
Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum Daerah Partai Gerindra Jabar Sunatra - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota DPRD Fraksi Gerindra, Sunatra menyatakan penetapan calon yang akan diusung oleh Gerindra masih belum diputuskan.

Meskipun sebelumnya pada Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) menghasilkan pendukungan kepada DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, namun Sunatra menyatakan hal tersebut masih mungkin untuk berubah dan menjadi kewenangan DPP.

"Sebetulnya, pada saat Rapimda kemarin itu agendanya membahas persiapan Pilkada Jabar 2018. Namun, ada aspirasi yang berkembang untuk mendukung Ketua DPD Gerindra Jawa Barat yakni Mulyadi. Untuk penetapannya sendiri itu menjadi kewenangan DPP sesuai dengan Undang- undang Nomor 10 tahun 2016," kata Sunatra dalam keterangan persnya, Jumat (5/5/2017).

Selain Mulyadi, muncul nama lain yang sering disebut sebagai calon kuat. Seperti Agung Suryamal yang merupakan Ketua KADIN Jawa Barat. Menanggapi hal tersebut, Sunatra menyatakan bahwa Agung pun masih berpeluang masuk dalam penjaringan calon.

"Ya, saya mengetahui sosok Agung yang sudah mulai ramai diberitakan di media- media. Dia sebagai tokoh daerah, aset Jabar, berpengalaman terutama dalam bidang ekonomi. Jadi bisa saja berpeluang tergantung dari popularitas, dan elektabilitasnya nanti," kata Sunatra.

Untuk saat ini, lanjut Sunatra, sebanyak 27 DPC Gerindra telah sepakat mengusung Mulyadi. Partai berlambang burung Garuda ini pun tengah menyeleksi partai yang akan menjadi mitra koalisi dengan Gerindra.

"Untuk saat ini bola sudah ada di DPP kita tinggal menunggu waktu. Karena saat ini situasinya penuh dinamika. Untuk tahap selanjutnya Gerindra tengah menyeleksi mitra koalisi yang memiliki frekuensi sama," paparnya.

Adapun partai yang disnyalir akan menjadi mitra koalis Gerindra yakni PKS. Hal ini, tak lepas dari keberhasilan kedua partai ini pada saat Pilkada DKI Jakarta.

"Kita ingin agar imbas dari "Jakarta effect" bergulir sampai ke daerah dan berpengaruh pada Pilkada Jabar," katanya.[jat]

 
x