Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 20:33 WIB

Gudang Obat dan Jamu Ilegal Digrebek Petugas

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 5 Mei 2017 | 08:54 WIB
Gudang Obat dan Jamu Ilegal Digrebek Petugas
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jember - Kepolisian Jawa Timur bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) berhasil membongkar gudang distributor jamu dan obat ilegal di Kabupaten Jember, Kamis (4/5/2017) malam.

Ada tiga tempat kos-kosan yang disulap menjadi gudang penyimpanan obat dan jamu ilegal yang diduga mengandung zat berbahaya.

Berawal dari penemuan 108 obat dan jamu tanpa izin edar di sebuah toko jamu di Jalan HOS Cokroaminto Jember, petugas berhasil melacak asal usul obat dan jamu ilegal tersebut

"Pada sebuah rumah kos-kosan di Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari juga menjadi gudang dan ditemukan ribuan obat penambah staminai serta jamu ilegal yang terdiri dari 200 merek," kata Kepala Seksi Penyidikan BPOM Surabaya Siti Amanah, di Jember, Jumat (5/5/2017).

Dari dua tempat tersebut, kemudian BPOM dan Polda Jatim mengembangkan penyelidikan hingga menggerebek gudang lainnya di Jalan Sunan Drajat, sehingga diketahui ada tiga lokasi penyimpanan obat tradisional dan jamu ilegal di Jember.

"Dari tiga lokasi ditemukan obat dan jamu tanpa izin edar itu diperkirakan nilainya mencapai Rp2 miliar dan kemungkinan ini adalah sitaan terbesar di BPOM Surabaya," ujarnya.

Pengiriman jamu dan obat kuat tanpa izin edar tersebut ke Jember dan berbagai daerah melalui jasa ekspedisi, sehingga pihak BPOM terus mengembangkan kasus tersebut untuk menemukan pemasok dan pabriknya.

"BPOM akan menelusuri pabrik pembuatan obat dan jamu tradisional tanpa izin edar yang diduga mengandung zat kimia berbahaya itu, dari kasus penggerebekan gudang jamu di Jember," tandasnya.

Komentar

 
x