Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 18:33 WIB

Begini Kondisi Jalur Mudik di Banyuwangi

Oleh : - | Kamis, 4 Mei 2017 | 16:19 WIB
Begini Kondisi Jalur Mudik di Banyuwangi
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Banyuwangi - Satuan Polisi Lalu Lintas Banyuwangi telah menyiapkan jalur arus mudik menyambut perayaan ramadhan dan idul fitri mendatang.

Jalur sepanjang 100 kilometer yang membentang dari Wongsorejo-Kalibaru telah disurvei. Begitupun dengan jalur Rogojampi-Gambiran-Genteng sepanjang 50 kilometer juga telah dipetakan.

Dari hasil survei membuktikan, jalan mulai dari KM 22,5 Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo kondisi jalannya rusak. Begitupun di KM 251 Jembatan Krikilan Glenmore ditemukan kasus serupa. Di KM 3-4 jalur Rogojampi-Srono jalanan di lintas tengah pun banyak yang berlubang.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait tentang temuan kerusakan badan jalan di jalur nasional. Sekarang proses perbaikan telah dilakukan di jembatan Watudodol, Ketapang dan Rogojampi," jelas Kasatlantas Polres Banyuwangi AKP Ries Andrian Yudho Nugroho SIK, Kamis (4/5/2017).

Kondisi jalan itu, kata Yudho, sangat rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Namun, pihaknya telah melakukan antisipasi dengan menyiapkan rambu-rambu di daerah titik rawan.

"Termasuk di tikungan KM 15,4 Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo dan KM 261-262 Wadung, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng. Dua tikungan itu termasuk area black spot,"

Sementara itu, lanjut Yudho, ada sejumlah kawasan yang dinilainya rawan terjadi kemacetan. Di antaranya, simpang Tiga Lincing Rogojampi, Pelabuhan ASDP Ketapang plus Jalur Gunung Gumitir perbatasan Banyuwangi-Jember.

Sementara titik lain diprediksi bakal terjadi di Pertigaan Srono KM 0, Pasar Tumpah Kalibaru Wetan maupun Kulon. Serta Pasar Induk Genteng di Jalan Gajah mada Genteng.

"Khusus Pasar Tumpah Desa Rogojampi dan Wonosobo masuk kategori macet. Ini yang sangat patut diwaspadai," terangnya.

Titik lain yang masuk dalam pantauan, yakni daerah rawan genangan air. Tempat itu berada di KM 6-7 di depan Balai Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, jalan raya depan SPBU Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, dan jalur di sekitar Perum Griya Dadapan Indah Kabat. Penyebabnya saluran irigasi yang tidak sempurna. Selain itu ada beberapa titik lainnya yang rawan terjadi pohon tumbang.

"Hasil survei sudah kita laporkan kepada pimpinan. Pemetaan sudah kelar dan perkembangan penanganannya akan kita pantau terus demi kenyamanan arus mudik Lebaran Idul Fitri nanti," pungkasnya.[beritajatim]

Tags

Komentar

 
x