Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 22:14 WIB

Jokowi: Pers Berperan Kawal Jalannya Pemerintahan

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 4 Mei 2017 | 01:25 WIB
Jokowi: Pers Berperan Kawal Jalannya Pemerintahan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaitkan kondisi saat terjadi krisis keuangan di Asia pada tahun 1997 dengan kebebasan person pada saat itu.
Hal itu disampaikan Jokowi saat sambutannya saatmenghadiri acara peringatan World Press Freedom Day (Hari Kebebasan Pers Dunia/HKPD) 2017 di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta, Rabu (3/5/2017) malam.
"Situasinya sangat serius dimana ekonomi kami anjlok hingga 15 persen dalam satu tahun. Masyarakat dihinggapi rasa cemas dan bingung mengenai masa depan yang penuh dengan ketidakpastian," ujar Jokowi.
Namun krisis pulalah yang melahirkan masyarakat Indonesia menjadi semakin kuat dan dinamis menghadapi mass mendatang.
"Hal yang terpenting adalah lahirnya kebebasan berpolitik, termasuk kebebasan mengemukakan pendapat dan kebebasan pers," ucapnya.
Jokowi pun mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia telah tumbuh 300 persen apabila dihitung sejak krisis keuangan yang melanda Asia tahun 1997 hingga saat ini.
"Dalam dua puluh tahun terakhir ini tidak kurang telah terjadi empat kali pergantian pemerintahan yang berlangsung dengan damai," katanya.
Oleh karenanya, berdasarkan survei global disampaikan bahwa Indonesia termasuk negara dengan masyarakat yang paling optimis di dunia.
"Saya ingin mengatakan kepada Anda, pers nasional dan dunia, kami tidak dapat melakukan ini tanpa Anda. Sejak era reformasi di akhir 1990, pers yang bebas memainkan peranan penting dalam menjaga jalannya pemerintahan yang akuntabel serta mengungkap dan memerangi korupsi," katanya.
Ia pun menitipkan pesannya bagi insan pers terkait dengan HKPD ini. Presiden RI mengharapkan agar kebebasan yang telah didapatkan oleh insan pers dapat diiringi dengan tanggung jawab yang nyata.
"Wartawannya sudah mendapatkan sebuah kebebasan yang amat sangat di dunia maupun di Indonesia, tapi yang namanya kebebasan itu juga ada tanggung jawabnya," pungkasnya. [hpy]


 
x