Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 Juli 2017 | 23:45 WIB

Ini Kata Rizal, Apakah Megawati Harus Dipanggil

Oleh : Willi Nafie | Selasa, 2 Mei 2017 | 16:54 WIB
Ini Kata Rizal, Apakah Megawati Harus Dipanggil
Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Rizal Ramli - (Foto: Inilahcom/Didik Setiawan)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Rizal Ramli dan mantan Wakil ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Eko Santoso Budianto telah memenuhi panggilan KPK.

Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dengan tersangka mantan Kepala BPPN
Syafruddin Tumenggung.

Adapun Syafrudin menjabat sebagai ketua BPPN saat pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Bahkan kabarnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2002 yang berujung pada penerbitan SKL BLBI dikeluarkan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.

Saat dikonfirmasi ke Rizal Ramli apakah Megawati harus dipanggil KPK guna dimintai keterangan terkait SKL BLBI, Rizal enggan memberikan komentar lantaran menilai kasus tersebut sedang dikembangkan oleh KPK.

"Semua ini masih diselidiki," kata Rizal di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/5/2017).

Kendati demikian, kata Rizal, ada kejanggalan terkait SKL kepada para obligor penerima BLBI yang dikeluarkan setelah pemerintahan era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Para obligor yang belum membayar pinjaman diberikan SKL oleh BPPN.

"Ini memang ada keanehan, kok bisa ada obligor, dan nggak hanya satu, ada beberapa obligor yang belum melunasi kok diberi keterangan lunas. Inilah yang sedang KPK selidiki," pungkasnya. [rok]

Tags

 
x