Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 21:36 WIB

Kecelakaan Maut di Puncak

DPR Minta Perusahaan Bus Diberi Sanksi

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 24 April 2017 | 00:08 WIB
DPR Minta Perusahaan Bus Diberi Sanksi
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR, Nurhayati mengatakan perusahaan bus wisata yang mengalami tabrakan beruntun di Puncak, Bogor, Jawa Barat harus diberikan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan.

"Pastinya harus ditindak tegas sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku," kata Nurhayati di Jakarta, Minggu (23/4/2017).

Anggota Fraksi PPP ini mengatakan sanksi yang diberikan kepada perusahaan bus wisata yang mengakibatkan korban tewas di Bogor itu bisa berupa pembekuan izin usahanya sampai seluruh kendaraannya diuji ulang dengan benar dan mendapat sertifikasi kelayakan.

"Tidak lupa saya menyatakan rasa keprihatinan yang mendalam terhadap kejadian ini," ujarnya.

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (22/4). Atas kejadian itu, ada empat orang tewas dan beberapa orang mengalami luka hingga dilarikan ke rumah sakit.

Empat korban tewas masing-masing bernama Okta Riyansyah Purnama Putra (26) warga Jalan Rawan 8 No 634 RT 10/02, Kelurahan Lebak Gajah, Kecamatan Sematang Borong, Palembang.

Zainudin (40) ,warga babakan Lebak RT 02/06, Sirna Galih, Kabupaten Bogor, Dadang Sulaiman (45) Kepala Desa Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor dan Diana Simatupang (24) warga Perum Griya Cisauk, Serpong, Tangerang.[ris]

Komentar

 
Embed Widget

x