Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 21:36 WIB

Tabrakan Maut, DPR Duga Ada Kelalaian Pengawasan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Minggu, 23 April 2017 | 23:10 WIB
Tabrakan Maut, DPR Duga Ada Kelalaian Pengawasan
Kecelakaan Maut di Puncak Bogor - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR, Nurhayati menilai adanya kelalaian dalam melakukan pengawasan terhadap prosedur uji kelaikan angkutan umum sehingga mengakibatkan kecelakaan beruntun di Puncak, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (22/4/2017).

"Adanya kelalaian dalam pengawasan prosedur uji kelaikan angkutan umum di satuan penguji kendaraan bermotor (PKB), sehingga banyak kendaraan umum yang seharusnya tidak laik jalan bisa beroperasi," kata Nurhayati di Jakarta, Minggu (23/4/2017).

Anggota Fraksi PPP ini menjelaskan hal itu disebabkan adanya prosedur yang seharusnya dilakukan tapi tidak dengan benar, uji kelaikan kendaraan umum ini rawan penyimpangan sehingga pengujian hanya sebagai formalitas..

"Maka dari itu, saya mendorong Kemenhub (Kementerian Perhubungan) untuk membuat indikator keberhasilan dari suatu kebijakan atau peraturan yang dibuat sehingga kita dengan mudah bisa mengawasi apakah aturan itu sudah dilaksanakan dengan baik atau tidak," ujarnya.

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (22/4). Atas kejadian itu, ada empat orang tewas dan beberapa orang mengalami luka hingga dilarikan ke rumah sakit.

Empat korban tewas masing-masing bernama Okta Riyansyah Purnama Putra (26) warga Jalan Rawan 8 No 634 RT 10/02, Kelurahan Lebak Gajah, Kecamatan Sematang Borong, Palembang.

Zainudin (40) ,warga babakan Lebak RT 02/06, Sirna Galih, Kabupaten Bogor, Dadang Sulaiman (45) Kepala Desa Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor dan Diana Simatupang (24) warga Perum Griya Cisauk, Serpong, Tangerang.[ris]

Komentar

 
Embed Widget

x