Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 13:29 WIB

Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Bengawan Solo

Oleh : - | Minggu, 23 April 2017 | 18:25 WIB
Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Bengawan Solo
Evakuasi jenazah yang mengapung di Bengawan Solo - (Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Tuban - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan oleh seorang penambang perahu penyeberangan Sungai Bengawan Solo yang berada di tepi bengawan Dusun Boro, Desa Banjararum, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

Mayat Mr X tersebut saat ditemukan sudah dalam kondisi membusuk dan sulit dikenali. Diduga mayat tersebut sudah beberapa hari tewas dan mengapung di Sungai Bengawan Solo hingga ditemukan oleh penambang perahu penyeberangan Bengawan Solo Tuban-Bojonegoro itu.

Informasi yang dihimpun, penemuan sosok mayat misterius tersebut berawal saat Mukhtar (39), tukang perahu sedang melakukan aktivitas dengan menyeberangkan penumpangnya. Yang mana saat itu Mukhtar membawa sejumlah penumpang dari wilayah Bojonegoro mau ke Tuban.

Ketika hendak sampai ke pinggir bengawan untuk menurunkan penumpang yang ikut wilayah Dusun Boro, Desa Banjararum, Kecamatan Rengel itu dia kaget lantaran mengetahui sesosok mayat tersebut.

Sehingga penambang itu langsung melaporkan penemuan mayat itu ke perangkat desa dan kemudian diteruskan kepada anggota Polsek Rengel, Tuban.

"Saksi melihat kondisi mayat itu sudah terapung di pinggiran bengawan. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi telanjang," kata Kapolsek Rengel, AKP Musa Bakhtiar, Minggu (23/4/2017)..

Petugas yang mendapatkan laporan langsung melakukan pengecekan di lokasi mayat Mr X tersebut ditemukan. Kemudian, anggota Polsek Rengel bersama TNI dan juga petugas dari BPBD Tuban langsung mengevakuasi mayat misterius itu dari bengawan untuk selanjutnya dilakukan identifikasi.

"Kondisi mayat sudah melepuh dan mengeluarkan bau dan kulitnya sudah banyak yang mengelupas. Jadi untuk identitas korban masih belum bisa diketahui," ujarnya.

Adapun dari hasil identifikasi pada tubuh korban hanya terdapat tiga buah gelang karet yang masih menempel pada tangan kiri korban dan perkiraan berusia sekitar 40 tahun.

Sedangkan setelah dilakukan identifikasi, mayat pria tersebut langsng dibawa ke kamat mayat RSUD Dr Koesma Tuban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Melihat kondisinya, korban itu sudah beberapa hari meninggal dan mengapung di air. Bagi warga masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya bisa datang ke Polsek Rengel untuk memastikan apakah korban merupakan keluarganya atau bukan," jelas dia.[beritajatim.com]

Tags

Komentar

 
x