Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 09:50 WIB

Dalih Pilgub DKI, Golkar-Hanura Bentuk Poros Jabar

Oleh : - | Jumat, 21 April 2017 | 22:23 WIB
Dalih Pilgub DKI, Golkar-Hanura Bentuk Poros Jabar
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Purwakarta - Partai Golkar dan Hanura Jawa Barat sepakat membangun 'Gerakan Poros Jabar' untuk menangkal pengaruh negatif Pilkada DKI Jakarta terulang di Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2018.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, Gerakan Poros Jabar tersebut tidak memiliki kaitan dengan kepentingan elit politik ataupun kelompok tertentu yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa Indonesia pada umumnya dan Jawa Barat pada khususnya.

"Ini bukan usung-mengusung. Kita ketahui, eskalasi Pilkada Jakarta bisa berimplikasi luas. Seolah masyarakat terbelah. Kalau dipelihara, ini bisa berdampak negatif bagi kehidupan kebangsaan di Indonesia. Apalagi Jawa Barat, berbatasan langsung dengan Jakarta," katanya, Jumat (21/4/2017).

Fungsi pembentukan Poros Jabar ini untuk memosisikan partai politik agar mampu menyerap keinginan dan aspirasi masyarakat Jawa Barat secara luas dalam bingkai semangat demokrasi dan pembangunan di Jabar.

"Kita sepakat, tidak ingin ada benturan ideologi di Jawa Barat yang dimanfaatkan untuk kepentingan politik, sehingga sangat berpotensi menimbulkan konflik. Golkar dan Hanura memiliki kesamaan spirit dalam konteks ini," katanya.

Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Fitrun Fitriansyah mengatakan, Partai Golkar dan Hanura serta partai lain yang nanti akan bergabung dalam Poros Jabar akan dapat melahirkan suasana baru dan nyaman dalam iklim politik di Jawa Barat.

Ia pun tidak memungkiri kalau komposisi ini sudah pas jika digunakan dalam perhelatan Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang.

"Golkar ada 17 kursi, Hanura ada 3 kursi, sudah cukup itu," katanya.

Sementara itu, terkait dengan Pilkada atau Pemilihan Gubernur Jabar 2018, Partai Hanura tingkat Kabupaten/Kota telah menyampaikan dukungan Dedi Mulyadi maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat.

Sedangkan Partai Golkar Jawa Barat baru akan memutuskan pencalonan Dedi Mulyadi pada Rapat Pimpinan Daerah yang akan digelar pada 26-27 April 2017, di Kabupaten Karawang.[jat]

 
x