Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 10:53 WIB

KPK Tetapkan Eks Pejabat ESDM jadi Tersangka

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 21 April 2017 | 20:02 WIB
KPK Tetapkan Eks Pejabat ESDM jadi Tersangka
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tim Penyidik KPK menetapkan mantan Kepala Bidang Pemindatanganan Pengapusan dan Pemanfaatan Barang Milik Negara (PPPBMN) pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) SU (Sri Utami) sebagai tersangka.

Sri dijadikan tersangka oleh KPK berdasar pada pengembangan kasus yang menjerat mantan Menteri ESDM Jero Wacik dan anak buahnya, Waryono Karno.

Adapun kasus itu adalah dugaan korupsi terkait sejumlah kegiatan fiktif di Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM tahun anggaran 2012. Penetapan ini setelah KPK menemukan dua alat bukti.

"KPK menetapkan satu lagi tersangka yaitu SU (Sri Utami) PNS di Kementerian ESDM," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Sri diketahui dalam kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian ESDM adalah koordinator dalam kegiatan pada satuan kerja mantan Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM bersama-sama Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Waryono Karno yang saat ini sudah mendekam di Lapas.

Adapun kegiatan yang menjadi Sri sebagai tersangka adalah sosialisasi kegiatan sektor ESDM mengenai BBM bersubsidi, kegiatan sepeda sehat dalam rangka sosialisai hemat energi tahun 2010 dan kegiatan perawatan kantor Setjen Kementerian ESDM tahun anggaran 2012.

"Dia diduga mengatur pengadaan dan menerima komisi sehingga diduga kerugian keuangan negara sekitar Rp11 miliar," ujar Febri.

Dalam dakwaan Waryono Karno, Sri disebut menerima uang hingga Rp2,39 miliar. Selain itu, Sri juga disebut-sebut berperan mengatur pengumpulan uang dari sejumlah kegiatan di Setjen Kementerian ESDM dan menyalurkannya ke sejumlah pihak.

Atas perbuatannya, Sri dijerat atas Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[jat]

Tags

Komentar

 
x